Matamata.com - Belum usai kesedihan masyarakat menghadapi musibah Corona, kini publik kembali dihebohkan dengan mayat-mayat anak buah kapal (ABK) yang dibuang ke laut.
Hal ini setelah beredarnya sebuah video pengakuan dari beberapa ABK Indonesia yang mengaku mendapat perlakuan tak layak di sebuah kapal berbendera China.
Tersebutlah YouTuber Korea Jang Hansol lewat akun YouTube-nya Korea Reomit yang ikut memviralkan video yang tengah viral di Korea tersebut.
Mengetahui hal itu, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan yakni Susi Pudjiastuti ikut berkomentar di Twitter sambil menyoroti aturan pemancingan ilegal.
"Kejahatan laut beberapa negara oleh crew, abk dari beberapa negara. Hasil tangakapannya dijual ke beberapa negara, melanggar hukum banyak negara," ujar Susi Pudjiastuti.
Lebih lanjut, Susi Pudjiastuti juga mengungkapkan banyaknya kasus pelanggaran pada ilegal fishing.
"Disitu juga ada pelanggaran kedaulatan wilayah dan sumber daya kelautan perikanan, duane atau penyelundupan segala komoditi bukan hanya ikan yang dicuri tapi juga satwa-satwa langka, narkoba dan kejahatan kemanusiaan atau perbudakan modern, kejahatan yang sangat lengkap dan luar biasa," terang Susi Pudjiastuti.
Tak lama, cuitan Susi Pudjiastuti banjir dikomentari netizen. Banyak orang berharap Susi Pudjiastuti dapat menjadi menteri kembali.
"Bu Susi, Indonesia membutuhkanmu," kata netizen @LalaPark15.
"Kangen Bu Susi jadi menteri lagi," imbuh akun @jihananwar_.
"Tolong bu balik lagi, kami merindukan ketegasan ibu agar tidak ada kejadian serupa dialami negara kita," terang netizen @chaitolleid.
Meskipun begitu, ada juga netizen yang menghormati keputusan Susi Pudjiastuti untuk beristirahat dari tugasnya.
"Sekarang ibu sudah bukan Menteri Kelautan lagi, tapi nasehat ibu untuk pemerintah ini kami butuhkan," ucap akun @satriaPinin9th.
"Mari kita berusaha membantu Bu Susi. Terima kasih informasinya Bu Susi," jelas netizen @tafa_2.
Tag
Berita Terkait
-
Susi Pudjiastuti Bantah Pernyataan Akademisi Unpad soal Bibit Lobster di Pangandaran
-
Susi Pudjiastuti Desak Izin Keramba Jaring Apung di Pantai Timur Pangandaran Dicabut
-
Konten soal Moonbin ASTRO Bikin Fans Geram, Jang Hansol Langsung Minta Maaf
-
Didoakan Susi Pudjiastuti Jadi Gubernur, Kiky Saputri: Masih Enak Jadi Pelawak
-
Curhat Galau soal Pernikahan, YouTuber Jang Hansol: Bukannya Menyesal, Tapi...
Terpopuler
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
Terkini
-
Chapter Jogja 2026 Hadirkan Ruang Pertemuan Seni, Komunitas, dan Pasar dalam Satu Ekosistem
-
ARTJOG 2026 Dibuka, Seni Jadi Ruang Dialog Antargenerasi
-
Indonesias Horse Racing: Naga Sembilan Rebut Piala Paku Alam, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Ribuan Pengunjung
-
Youth Break the Boundaries Umumkan Pemenang JYS 2026 di Osaka, Pemuda Dunia Pamer Inovasi & Budaya
-
Profit Naik 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Maksimalkan Produk dan Layanan Baru, Jaga Fundamental Keuangan