Matamata.com - Kaesang Pangarep baru saja membuat heboh dengan unggahannya. Putra bungsu Presiden Joko Widodo itu menunjukkan gayung yang ada di Istana Negara.
Potret gayung tersebut diunggah oleh Kaesang melalui Twitternya.
“Yang penasaran gayung di istana kayak apa,” cuit Kaesang.
Tak hanya gayung, Kaesang Pangarep juga membocorkan bekas botol selai yang kemudian dijadikan tempat gula.
Ada pula netizen yang penasaran apakah gula istana juga ditutup pakai karet.
''Sang si istana gulanya pakai karet nggak?,'' tanya akun @i_can.
Kaesang dengan senang hati menunjukkan gula kemasan yang dibungkus dengan karet gelang.
''Kayak begini?,'' jawab Kaesang sembari menunjukkan foto.
Tak pelak jika cuitan Kaesang Pangarep ini ramai dikomentari netizen.
"Masih baru gayungnya, belum ada lumut," ujar @yatabtabwadalaa.
''Penasaran kalau kosokannya pas mandi masih pakai batu kayak gini nggak di istana?,'' tanya @masyogapb.
''Aku kira gayungnya terbuat dari emas,'' ujar @nonnyalhamid.
Berita Terkait
-
Roy Suryo dkk Minta Uji Forensik Independen atas Ijazah Jokowi
-
Kuasa Hukum Jokowi Pastikan Hadir dalam Gelar Perkara Khusus Dugaan Ijazah Palsu
-
Prabowo Sebut RS Kardiologi Emirates Indonesia Merupakan Gagasan Jokowi
-
Bawa Ijazah Asli, Jokowi Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Dugaan Ijazah Palsu
-
Roy Suryo Minta Gelar Perkara Khusus Soal Kasus Ijazah Jokowi
Terpopuler
-
Kasus Korupsi Chromebook: Pihak Nadiem Makarim Bakal Seret Google ke Persidangan Tipikor
-
Kunjungan Prabowo ke Kalsel: Hambatan Lahan Sekolah Rakyat Langsung Beres!
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Agen Asuransi Teriak Pajak 'Kurang Bayar' Membengkak, PAAI Desak Kemenkeu Beri Keadilan
-
5 Rekomendasi Kulkas Tahan Lama untuk Rumah di 2026
Terkini
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
5 Rekomendasi Kulkas Tahan Lama untuk Rumah di 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya