Matamata.com - Pertama kali diajak liburan keluarga Maia Estianty usai pacaran dengan Dul Jaelani, kecantikan Tissa Biani disorot.
Terlebih saat Tissa bersanding dan berfoto dengan Maia Estianty dan pacar Al Ghazali, Alyssa Daguise.
Banyak netizen yang memuji kecantikan artis 18 tahun itu. Apalagi Tissa tampil feminin mengenakan dress saat main ke pantai.
Pakai dress dengan belahan tinggi, membuat sebagian kaki Tissa terekspos. Netizen pun salah fokus melihat kulit putih dan bersih pemain film Laundry Show ini.
"Tissa bening amat," komentar netizen. "Cantik banget Tissa," sanjung yang lain.
Sebelumnya, Tissa juga mengakui kalau liburan ke Bali kali ini membuatnya jadi tampil lebih feminin. Ini karena dia jadi sering pakai dress.
Padahal dalam keseharian, pacar Dul Jaelani ini suka bergaya tomboy.
Berita Terkait
-
Miqdad Addausy Tega Selingkuh, Gegara Belum Dikarunia Anak
-
Arbani Yasiz Sayang Ibu, tapi Tak Mau Dijodohkan
-
Ngenes! Pengakuan Tissa Biani terkait Kisah Pilu, jadi Pilihan Kedua
-
Michelle Ziudith hingga Arbani Yasiz Temani Perjalanan Spiritual di Assalamualaikum Baitullah, Sedang Tayang di Bioskop
-
Menguras Emosi dan Energi! Michelle Ziudith hingga Tissa Biani Bintangi Film 'Assalamualaikum Baitullah'
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya