Artis Wika Salim. [Instagram]
Matamata.com - Akun sosmed Wika Salim hampir tiap hari dibanjiri like dari netizen lantaran keseksiannya. Bukan cuma publik, banyak kalangan selebritis yang ikut mampir di kolom komentar dmei sekadar memuji kecantikan dan keseksian perempuan berumur 28 tahun ini.
Nama Wika Salim-mengawali karir sebagai penyanyi dangdut, melambung usai digandeng Tukul Arwana dalam program talkshow di sebuah stasiun TV.
Wika Salim makin melejit setelah dempat digadnag-gadang dekat dengan Ariel NOAH. Belakangan, hubungan mereka teryata hanya sebatas teman biasa.
Wika Salim kini menyandang status janda pasca cerai dari Candra Permana, seorang lawyer sekaligus produser musik pada 2018.
Berikut 5 potret seksi Wika Salim yang bikin gemes:
Berita Terkait
-
Beri Hadiah Ratusan Juta, Raffi Ahmad dan Nagita Gandeng Legenda Sepak Bola Italia di 'Padel Wars'
-
DPR Bahas Manajemen Royalti, Ariel Noah hingga Vina Panduwinata Hadir di Parlemen
-
Momen Hangat: Ariel NOAH Dapat Ciuman dari Alleia usai Pertandingan Voli, Aksi Ayah-Anak Ini Curi Perhatian Publik
-
Ariel NOAH Tegaskan Setuju Sistem Direct License, tapi Angkat Suara soal Pelaksanaannya
-
Dibatalkan Mendadak, Kunjungan Ariel NOAH hingga Raffi Ahmad ke NTB Batal
Terpopuler
-
Transisi Kelembagaan Kemenhaj Capai 90 Persen, Layanan Haji Dipastikan Tanpa Jeda
-
Seskab Teddy Ajak Umat Islam Jadikan Isra Mikraj Momentum Teguhkan Iman
-
KPK Dalami Dugaan Aliran Uang dari Biro Haji ke Ketua PBNU Aizzudin Abdurrahman
-
Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Gelar Dua Uji Coba Tertutup Lawan Tajikistan dan Jepang
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya