Matamata.com - Luna Maya antusias dipercaya membantu sutradara Hestu Saputra sebagai guest director. Ia menjajal dunia penyutradaraan lagi lewat serial web drama Ustad Milenial.
Keterlibatan Luna di sana tak lepas dari peran produser Eko Kristianto. Sebagai kawan lama, Luna mengaku tak enak menolak tawaran tersebut.
"Ngedirect sebenernya udah pernah, tapi kalau untuk series, ini pertama kali. Kalau ditanya kenapa pasti karena mas Eko. Udah kenal lama, tahu ritme kerjanya dan saya percaya mas Eko punya taste dan visi misi yang bagus jadi saya bilang oke," kata Luna Maya melalui virtual di jumpa pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (9/4/2021).
Luna Maya sendiri tak bisa hadir secara langsung di acara jumpa pers perilisan serial web Ustad Milenial karena ada pekerjaan di luar kota. Namun, lewat virtual ia mengaku ketagihan saat menggarap serial.
"Aku nggak pernah sih series. Teknisnya ngedirect takutnya di tengah gimana, tapi ternyata berjalan lancar dan malah nagih!" ujarnya.
Luna Maya senang terlibat di serial web Ustad Milenial karena penggarapan dilakukan secara serius dalam segala aspek. Ia berharap, serial Indonesia bisa bersaing dengan serial Korea maupun Thailand.
"Semuanya kita bikin serius dan ini saatnya Indonesia mengupgrade kita punya kualitas dan mampu bersaing dengan series Korea, Thailand, apapun," kata Luna Maya optimis.
Eko Kristianto sebagai produser WeTV Original Ustad Milenal juga sependapat dengan Luna Maya. Ia juga mengatakan kebanggaannya menggarap suatu serial yang berbeda
"At least ini jadi satu momen buat semua, tontonan di Indonesia bahwa kita nggak boleh kalah sama yang lain. Saya cukup bangga dan hormat bisa kerja sama dengan WeTV karena tayang di bulan puasa dan banyak yang bisa didapat dari series ini," kata Eko.
Sementara itu, Lesley Simpson, Country Manager WeTV dan iflix Indonesia mengatakan WeTV Original Ustad Milenial adalah serial yang berpeluang bisa dinikmati penonton-penonton di luar negeri.
"Kita mulai dengan konten lokal dulu kami utamakan. Di indonesia selalu kita kerja sama dengan sutradara dan produser terbaik untuk membangkitkan industri series Indonesia. Kita bener-bener berharap bisa keluar bintang Indonesia yang harum namanya di luar negeri," ujar Lesley.
Sebelumnya, Luna Maya dikenal luas sebagai aktris. Lebih dari 30 film telah dibintanginya di antaranya The Doll 2, Suzzanna: Bernapas dalam Kubur, dan Rumah Kentang: The Beginning. Ia juga pernah menyutradarai salah satu segmen di film omnibus berjudul Pintu Harmonika yang tayang pada 2013.
Mantan kekasih Ariel NOAH ini pernah menjadi sutradara film pendek hingga video klip.
WeTV Original Ustad Milenial merupakan kerjasama WeTV Indonesia dengan Imagine Pictures. Dibintangi oleh enam aktor milenial seperti Arbani Yazis, Prilly Latuconsina, Yoriko Angeline, Umay Shahab, Hanggini, Endy Arfian & dua aktor senior Cut Mini dan Donny Alamsyah, Ustad Milenial akan hadir mulai 12 April 2021.
Berita Terkait
-
Luna Maya Bangga Berkolaborasi dengan Sportstive+, Tayangkan Cabor Bergengsi
-
Luna Maya Dikabarkan Hamil, Ini Jawaban Maxime Bouttier
-
Terungkap! Luna Maya Mulai Kurangi Gunakan Sabun dan Sampo, Ini Alasannya
-
Hadapi Kutukan, Luna Maya Beberkan Perjalanan Syuting Film Horor 'Jalan Pulang'
-
Serah Terima Presiden Jomblo, Raline Shah Sambut Gelar dari Luna Maya dengan Penuh Canda
Terpopuler
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya