Matamata.com - Apa jadinya sinetron tanpa tokoh antagonis, pastinya hambar bagai sayur tanpa garam. Itulah kenapa, bahkan sejak era 90-an, di setiap sinetron jadul Indonesia ada tokoh artis antagonis yang mencolok. Moudy Wilhelmina dan Meriam Bellina adalah beberapa di antaranya..
Dua dekade berlalu, seperti apa tampilan mereka di masa kini? Kamu pasti penasaran kan? Apalagi buat kamu yang selalu ngikutin sinetronnya.
Berikut transformasi tujuh artis antagonis di sinetron jadul era 90-an. Yuk kepoin biar nggak penasaran lagi!
1. Moudy Wilhelmina
Tokoh yang satu ini terkenal sebagai ibu tiri yang jahat dan melejit lewat aktingnya di sinetron Bidadari bersama Marshanda. Dua puluh tahun berlalu, Moudy kini terlihat lebih berisi, tapi tetap cantik dan masih cocok untuk peran yang garang.
Tokoh yang satu ini terkenal sebagai ibu tiri yang jahat dan melejit lewat aktingnya di sinetron Bidadari bersama Marshanda.
Moudy kini terlihat lebih berisi, tapi tetap cantik dan masih cocok untuk peran yang garang meski dua puluh tahun telah berlalu.
2. Meriam Bellina
Terjun di dunia akting sejak masih belia, tak terhitung berapa sinetron yang dibintangi Meriam Bellina. Ia terkenal dengan peran yang suka mengolok-olok si protagonis.
Kecantikan Meriam Bellina justru semakin terpancar meski telah bertambah usia. Kemampuan aktingnya juga masih nggak kaleng-kaleng.
3. Leily Sagita
Siapa pun pasti pernah merasa geregetan menonton akting Leily Sagita. Penjiwaannya begitu kuat, apalagi ditambah matanya yang bulat saat melotot.
Kini Leily sudah berusia 68 tahun dan terlihat lebih anggun dibandingkan tahun 90-an. Meski demikian, perannya dulu masih melekat hingga kini.
4. Yurike Prastika
Terkenal dengan karakter bermulut pedas, Yurike Prastika yang asli justru terlihat seperti pribadi yang riang, lho.
Memang nih, Yurike dikenal dengan peran antagonisnya kala itu yang masih melekat di benak penonton.
5. Helsi Herlinda
Sosok yang satu ini bisa dikatakan cukup awet dalam dunia sinetron Indonesia. Hingga kini, ia masih eksis dengan karakter antagonis di Indosiar.
Wajahnya pun tidak banyak berubah sejak tahun 90-an. Helsi Herlinda memang memang ratunya antagonis.
6. Vicky Burki
Berbekal garis wajah yang begitu tegas, tak terhitung sudah tokoh antagonis yang diperankannya.
Di usianya yang semakin senja, Vicky justru tampak lebih bugar karena gaya hidup sehat yang dilakoninya. Idola banget nih Vicky Burki.
7. Cut Tari
Wajah Cut Tari tak pernah berubah sejak dulu sampai sekarang. Tahun demi tahun yang terlewati nyatanya tak mampu mengalahkan parasnya yang ayu. Kemampuan akting antagonisnya juga mumpuni banget.
Nah, itu dia potret transformasi artis antagonis di sinetron jadul era 90-an. Siapa nih idolamu? [Chandra Wulan]
Berita Terkait
-
Meriam Bellina dan Ikang Fawzi Perankan Orang Tua yang Hadapi Ujian Terberat di Film 'Titip Bunda di Surga-Mu'
-
Vakum 8 Tahun, Rianti Cartwright Kembali Bintangi Film: Kangen Akting
-
Dicap Antagonis, Meriam Bellina Lepas Image Jahat di Film 'Titip Bunda di Surga-Mu'
-
Raihaanun Perjuangkan Cinta Omar Daniel di Film 'Keluarga Suami Adalah Hama'
-
Dampingi Penderita Leukimia, Bikin Maudy Koesnaedi Alami Banyak Konflik
Terpopuler
-
Sambut Lebaran Idul Fitri 1447 H, Musisi Rucky Markiano Luncurkan Lagu 'Dosa'
-
Sukses jadi Intel, Iptu Sukandi Rekam Lagu 'I Love You Bhayangkari' untuk Sang Istri
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Terbaik 2026 yang Hemat Listrik, Baju Kinclong dan Bebas Kuman
-
MK Tolak Permohonan Uji Materi KUHP dan UU ITE yang Diajukan Roy Suryo dkk
-
Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying, Pastikan Stok BBM Nasional Aman
Terkini
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Terbaik 2026 yang Hemat Listrik, Baju Kinclong dan Bebas Kuman
-
Hari Pertama Tayang, 'Titip Bunda di Surga-Mu' Bikin Bioskop Banjir Air Mata hingga Dipuji Anies Baswedan
-
Meriam Bellina dan Ikang Fawzi Perankan Orang Tua yang Hadapi Ujian Terberat di Film 'Titip Bunda di Surga-Mu'
-
Tayang Hari Ini, 'Titip Bunda di Surga-Mu' Hadir Sebagai Pengingat Pentingya Pulang ke Keluarga di Lebaran Mendatang
-
Menertawakan Usia 30 Tahun Bersama Priska Baru Segu Lewat 'Pertigapuluhan'