Matamata.com - Jagat maya kembali heboh dengan pembicaraan mengenai sinetron berjudul "Zahra". Pasalnya, sinetron yang tayang di Indosiar tersebut mengangkat tema poligami dan menggaet seorang aktris di bawah umur.
Sinetron "Zahra" juga mencuri perhatian para artis dan sutradara Tanah Air, lho! Peran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pun dipertanyakan dengan lolosnya aktris di bawah umur yang memerankan karakter istri.
Sebenarnya apa yang membuat sinetron "Zahra" begitu kontroversial sehingga mengundang kritik? Simak fakta-faktanya berikut ini.
1. Sinopsis Sinetron "Zahra"
Sinetron "Zahra" yang merupakan bagian dari Mega Series "Suara Hati Istri" baru tayang pada 24 Mei 2021. Kisahnya bikin geger karena menampilkan seorang gadis berusia 15 tahun bernama Zahra yang dipaksa menikah dengan Pak Tirta.
Zahra merupakan anak dari seorang buruh tani. Sedangkan Pak Tirta merupakan juragan kaya yang telah memiliki dua istri. Karena Pak Tirta membayar biaya rumah sakit ayahnya, Zahra tak bisa menolak ajakan untuk menjadi istri ketiga. Apabila menolak, ayah Zahra terancam dipenjara. Zahra rupanya tidak mendapat sambutan baik dari dua istri Tirta. Bahkan keduanya suka membuat Zahra menderita, tetapi pura-pura baik saat di depan Tirta.
2. Foto Cuplikan Adegan di YouTube Indosiar Bikin Geger
Sebagai televisi yang menayangkan sinetron "Zahra", Indosiar membagikan sejumlah cuplikan berdurasi 3 menit melalui saluran YouTube. Tampak adegan mesra tokoh Tirta dan Zahra terpampang jelas sebagai thumbnail.
Judul-judul cuplikan videonya juga dinilai provokatif. Tak ayal puluhan bahkan ratusan ribu pengguna YouTube telah menontonnya.
3. Usia Aktor dan Aktris "Zahra" Jadi Sumber Protes Netizen
Protes mulai bermunculan ketika terkuak fakta mengenai usia aktris pemeran tokoh Zahra, Lea Ciarachel. Lea yang berperan sebagai istri ketiga Tirta ternyata masih berusia 15 tahun.
Selain itu, usia Panji Saputra yang berperan sebagai Tirta adala 39 tahun. Indosiar kemudian dituding menayangkan hal-hal berbau pedofil yang sebenarnya telah diatur dalam Undang-Undang tentang perlindungan anak.
4. Kesamaan "Zahra" dengan Sinetron Lawas "Inayah"
Sinetron "Zahra" mengingatkan para penonton sinetron lawas "Inayah" karena dianggap memiliki kesamaan cerita. Sinetron "Inayah" yang diperankan Shandy Aulia juga menceritakan tentang perempuan muda yang dinikahi pria dengan banyak istri.
Namun protes yang dilayangkan untuk dua sinetron tersebut adalah dua hal berbeda. Mengutip dari akun Instagram @dunia_tv, apabila "Suara Hati Istri" diprotes karena usia pemeran Zahra, "Inayah" dikritik lantaran menampilkan banyak wanita berhijab sebagai pemeran antagonis.
5. Reaksi Para Pemain "Zahra" Setelah Ramai Diprotes
Melalui saluran YouTube Indosiar, Lea Ciarachel menegaskan bahwa sinetron "Zahra" tidak mengajarkan berpoligami. Sebaliknya, Lea berpendapat bahwa sinetron yang dibintanginya mengajarkan agar seorang laki-laki bersikap adil apabila telah memutuskan untuk memiliki banyak istri.
Panji Saputra pun meberikan pendapat serupa. Menurut pemeran Tirta tersebut, sinetron "Zahra" memperlihatkan bagaimana seharusnya sikap seorang laki-laki sebagai kepala rumah tangga.
6. Sinetron 'Zahra' Tuai Protes Dari Artis Tanah Air
Sejumlah kritik dilayangkan pelaku dunia hiburan Tanah Air untuk sinetron "Zahra". Ernest Prakasa yang dikenal sebagai sutradara mengingatkan Indosiar untuk tidak hanya memikirkan rating.
Sedangkan Zaskia Adya Mecca mengkritik orangtua Lea yang mengizinkan sang putri berperan tidak sesuai usia. Indah Permatasari pun terang-terangan menyindir KPI yang meloloskan penayangan sinetron "Zahra".
7. KPI Akhirnya Bertindak
Setelah menuai sejumlah protes, KPI akhirnya mengambil keputusan. Sinetron "Zahra" yang merupakan bagian dari mega series "Suara Hati Istri" telah berencana untuk menggantikan Lea dengan akrtis lain dengan mempertimbangkan usia.
Ketua KPI, Mulyo Hadi Purnomo mengungkap apabila Indosiar berlapang dada menerima kritik dan saran dari masyarakat. Indosiar disebut juga berjanji untuk lebih memperhatikan usia aktris atau aktor dengan karakter yang diperankan.
Bagaimana pendapat kalian?
Kontributor: Neressa Prahastiwi
Tag
Berita Terkait
-
Diduga Angkat Cerita Rumah Tangga Leslar, Sinetron Indosiar Dikomentari: Sengaja Banget!
-
Hanna Kirana Meninggal, Ilyas Bachtiar Kenang Momen Terakhir
-
Hanna Kirana Meninggal Dunia Usai Melawan Penyakit Gagal Jantung
-
Hanna Kirana Meninggal, Citra Kirana Tulis Doa untuk sang Sepupu
-
Hanna Kirana, Pesinetron Suara Hati Istri Meninggal Dunia
Terpopuler
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi
Terkini
-
Tayang Hari Ini! Nobody Loves Kay Jadi Suara Perjuangan Gen Z Mengejar Mimpi dan Pembuktian
-
Bukan Pahlawan, Bukan Iblis: Badut Gendong Bawakan Sosok Anti-Hero Wong Kalahan di Layar Lebar Indonesia
-
Jelang Pementasan Perdana, Jersey Boys the Musical Siap Hidupkan Era Frankie Valli di Jakarta
-
Ketika Cinta Menjelma Jadi Dendam Mematikan: 'Badut Gendong' Resmi Meneror Bioskop Mulai Hari Ini
-
Ketika Semesta Qodrat Menyambut Lahirnya Teror Badut Gendong, yang Siap Mengoyak Jagat Sinematik Horor Indonesia!