Matamata.com - Sinetron Suara Hati Istri masih menjadi perbincangan hangat masyarakat Indonesia. Sinetron tersebut menuai kontroversi karena melibatkan Lea Ciarachel yang masih di bawah umur untuk melakukan adegan dewasa sebagai Zahra.
Nasib Lea Ciarachel pun membuat banyak netizen khawatir, sehingga mereka ramai-ramai melakukan aduan ke KPI.
Bahkan kabarnya ada juga netizen yang mengirimkan pesan untuk menyampaikan rasa simpati pada Lea Ciarachel.
"Kami merasa sedih mendengar kabar tentangmu, kami tidak berniat mem-bully, kami ada di sini untuk mendukungmu. Sinetron yang kamu perankan itu buruk dan harus ditindak," tulis netizen.
Di luar dugaan, Lea Ciarachel memberikan respons yang begitu kalem.
"Terima kasih, tapi kamu tidak perlu merasa sedih," balas Lea Ciarachel.
Namun, di balik sikap tenang Lea Ciarachel, tampaknya ada pemikiran lain yang dirasakan oleh sang pesinetron. Hal ini terungkap melalui tangkapan layar mengenai pernyataan diduga dari Lea Ciarachel yang beredar di media sosial.
"Kalau dikasih tau dari awal, aku ga bakal ambil," kata Ciara. "Ini kayak aku datang langsung disuruh ketemu produser, lusa syuting, hahaha mau nolak gak bisa."
Sebagai informasi, Lea Ciarachel, yang menjadi Zahra di Sinetron Suara Hati Istri, merupakan pesinetron kelahiran tahun 2006 alias masih berusia 15 tahun. Sedangkan, lawan mainnya, Panji Saputra yang berperan sebagai Tirta, sudah berusia 39 tahun.
Adegan dewasa di sinetron Suara Hati Istri tersebut disorot dan disayangkan oleh banyak pihak, termasuk Ernest Prakasa. Ernest Prakasa pun telah secara terbuka menuliskan protes kepada stasiun TV yang menayangkan sinetron tersebut, yakni Indosiar.
Tag
Berita Terkait
-
Diduga Angkat Cerita Rumah Tangga Leslar, Sinetron Indosiar Dikomentari: Sengaja Banget!
-
Hanna Kirana Meninggal, Ilyas Bachtiar Kenang Momen Terakhir
-
Hanna Kirana Meninggal Dunia Usai Melawan Penyakit Gagal Jantung
-
Hanna Kirana Meninggal, Citra Kirana Tulis Doa untuk sang Sepupu
-
Hanna Kirana, Pesinetron Suara Hati Istri Meninggal Dunia
Terpopuler
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo