Rabu, 19 Januari 2022
Tinwarotul Fatonah | Yuliani : Kamis, 06 Januari 2022 | 09:54 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Matamata.com - Aghniny Haque berperan sebagai Tambora dalam film Ben & Jody. Beradegan aksi laga, membuatnya ketagihan dan sadar kesukaannya.

"Iya aku jadi kayak menemukan tempatku berkarya dan berseni tuh di dunia action," ujar Aghniny Haque di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Rabu (5/1/2022).

Aktris Aghniny Haque saat ditemui usai jumpa pers film 'Ben & Jody' di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (5/1/2022). [Matamata.com/Alfian Winanto]

Aktris 24 tahun itu menyebut ingin mem-branding dirinya sebagai aktor laga ke depannya. Melalui tiga film yang sudah dilakoninya, ia semakin sadar ingin dikenal sebagai apa.

"Semoga ya (dikenal sebagai aktor action), ikhtiar aku sih seperti itu karena perjalanan film aku setelah Wiro Sableng, Ben & Jody, Mencuri Raden Saleh, aku jadi semakin paham dan ngerti maunya apa," bebernya.

"Aku pengin bisa dianggap sebagai publik figur yang membawa film action Indonesia," sambungnya.

Aktris Aghniny Haque saat ditemui usai jumpa pers film 'Ben & Jody' di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (5/1/2022). [Matamata.com/Alfian Winanto]

Aghniny Haque mengatakan meski syuting film action melelahkan dan memungkinkan cedera, hal itu dilakoninya dengan senang hati. Ia menduga hal itu lantaran basicnya sebagai atlet taekwondo.

"Karena aku suka martial art dan senang ya ngejalaninnya, kerja nggak bosen ya jadinya," tuturnya.

Aghniny Haque. [Matamata.com/Alfian Winanto]

Akan tetapi, Aghniny mengatakan ia sempat  mengalami cedera di bagian lutut dan ankle tendonnya pernah sobek. Cedera itu terjadi saat dirinya masih aktif sebagai atlet taekwondo dan kadang masih kerap kambuh.

"Jadi, ya mesti hati-hati banget di sini. (Pas syuting laga) sempat ada kambuh-kambuhan  tapi tiap proses syuting pun aku kayak pakai pengaman dan ada fisioterapi," pungkas Aghniny Haque. 

BACA SELANJUTNYA

Aghniny Haque Kesulitan Perankan Anak Sulung di Generasi 90-an Melankonia