Matamata.com - Peace Jemima merupakan salah satu kontestan Indonesia's Next Top Model atau yang biasa disingkat sebagai INTM musim kedua. Ajang pencarian model berbakat ini meraih kesuksesan sejak musim pertamanya tayang.
Dari seluruh peserta Indonesia's Next Top Model Cycle 2, salah satu kontestan yang menarik perhatian adalah Peace Jemima. Selain punya warna kulit yang eksotis, karakter unik menjadikan penampilannya mencolok dan mudah dikenali.
Gugur di 4 Besar, Peace Jemima kini berencana mengeksplor kemampuannya di bidang entertain lainnya. Model tetap menjadi prioritas utamanya. Berikut potret dan biodata Peace Jemima
1. Penampilan Peace Jemima yang unik membuatnya sering menjadi model pemotretan. Kali ini, ia tampil dengan turban berwarna coklat dan anting-anting besar.
2. Punya tinggi badan mencapai 169 sentimeter, Peace Jemima masih berumur 18 tahun lho. Ia menjadi model termuda di ajang INTM Cycle 2.
3. Peace Jemima kurang fasih bicara bahasa Indonesia dan kebanyakan memakai bahasa Inggris. Kebiasaan berbahasa Inggris dikarenakan Peace terbiasa bicara dengan bahasa tersebut dengan keluarganya.
4. Peace merupakan peserta asal Jakarta. Meski begitu ia memiki keturunan Nigeria dari ayahnya. Rambut kepang jadi salah satu gaya andalannya.
5. Memiliki kulit eksotis dan karakter yang kuat, Peace pernah dipuji Ivan Gunawan lho. Menurutnya, Peace harus lebih percaya diri karena keunikan yang ia miliki.
6. Sebelum mengikuti ajang INTM, Peace juga sudah sering mengikuti pemotretan loh. Kali ini, fotonya bertema charming dengan warna cerah dan rambut yang diikat dua.
7. Peace tereliminasi di 4 Besar INTM. Ia gugur usai bersaing dengan Helen, Faradina, dan Sarah.
Nah itu tadi potret dan biodata Peace Jemima, bakal jadi model go internasional nih di masa depan. Gimana menurut kamu?
Terpopuler
-
Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Dukung Said Iqbal Atasi Kasus 8.300 PHK Karyawan PT Freeport Indonesia
-
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
-
Menyesal! Davina Karamoy Tak Kuasa Tahan Tangis di Film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
-
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta Sebut Paparan Presiden Prabowo Perkuat Pemahaman Aliran Bernegara
Terkini
-
Tring! by Pegadaian FORESTRA 2026 Umumkan Jajaran Penampil Tahap 2, Merayakan Harmoni Musik dan Alam di Tengah Hutan
-
Chapter Jogja 2026 Hadirkan Ruang Pertemuan Seni, Komunitas, dan Pasar dalam Satu Ekosistem
-
ARTJOG 2026 Dibuka, Seni Jadi Ruang Dialog Antargenerasi
-
Indonesias Horse Racing: Naga Sembilan Rebut Piala Paku Alam, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Ribuan Pengunjung
-
Youth Break the Boundaries Umumkan Pemenang JYS 2026 di Osaka, Pemuda Dunia Pamer Inovasi & Budaya