Matamata.com - Pada saat manggung di konser musik Synchronize Festival 2022, David Bayu melantunkan sejumlah lagu album solonya bertajuk Di Dalam Jiwa.
Di antara 8 lagu yang ada di dalam album solo David Bayu, salah satu lagu bertajuk 'Mana'.
Berikut adalah lirik lagunya.
MANA
Yang kau bilang cinta, mana?
Tak kulihat dalam lakumu
Dari hatimu
Yang kau pedulikan, mana?
Tak kulihat dalam sikapmu
Dari hatimu
Bila kau cinta jangan kau hancurkan
Dia pemberi nafasmu
Bagi hidupmu
Bila kau sayang jagalah selalu
Satu-satunya rumahmu
Juga rumahku
Yang kau pedulikan, mana?
Tak kulihat di dalam lakumu
Juga hatimu
Bila kau cinta jangan kau hancurkan
Dia pemberi nafasmu
Bagi hidupmu
Bila kau sayang jagalah selalu
Satu-satunya rumahmu
Juga rumahku
Yang kau pedulikan, mana?
Tak kulihat di dalam lakumu.
Baca Juga
Berita Terkait
-
Dapat Penghargaan dari VinFast Indonesia, Musisi David Bayu Merasa Tertantang di Industri Ekonomi Kreatif
-
Viral! Salah Lirik Lagu 'Ramadhan Tiba', Ini Respons Iis Dahlia
-
Lirik Lagu Unwritten - Natasha Bedingfield, Viral Di TikTok
-
Lirik Lagu Maimunah - Andre Taulany, Pembuktian Jiwa Musisi eks Vokalis Stinky Tak Pernah Pudar
-
Lirik Lagu Angin - Lesti Kejora, Single Kolaborasi Bareng Rizky Billar
Terpopuler
-
Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Gelar Dua Uji Coba Tertutup Lawan Tajikistan dan Jepang
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya