Matamata.com - Lagu bertajuk 'Kalih Welasku' yang dilantunkan oleh Denny Caknan menduduki peringkat satu trending YouTube dalam kategori musik.
Berdasarkan keterangan, lagu 'Kalih Welasku' bercerita tentang pasangan yang saling mengikhlaskan pasca ribut dengan masalah kecil.
Berikut adalah lirik lagunya.
[KALIH WELASKU]
Anane mung tresno kalih welasku
Anane mung iki sing tak nduweni
Doyo doyo ngganduli
Doyo doyo nangisi
Kesandung-sandung aku
Maksane atimu
Gapuk meh tumbang
Tak gawe gawe dewe
Raiso ngukur kurang kesadaranku
Reff :
Kekarepanku yen pancen dadi siji
Iso ngrumat lan baturi
Tekan besok nganti petuk pati
Urung kewujud we kesusu mutusi
Aku sembrono ning ra sepiro
Malah dadi perkoro
Nanging rapopo ketulo tulo
Dadi tulisan kanggo cerito tuo
Anane mung tresno kalih welasku
Berita Terkait
-
Rayakan Akhir Tahun Bersama Bilal Indrajaya dan Denny Caknan di Swara Prambanan 2025
-
Denny Caknan Pamer Wajah Cantik Cundamani, Dipuji Mirip Ibunya: Boneka Hidup Gemas Sekali
-
Suara Gilga Sahid saat Nyanyi Lagu Dewa 19 Dikritik: Ayo Latihan Vibra Kuda
-
Sampai Kerja Serabutan Jelang Resepsi, Happy Asmara Spill Sampingan Gilga Sahid Selain Nyanyi
-
Gilga Sahid Sebut Happy Asmara Istrinya, Diyakini Sudah Menikah: Tinggal Resepsi Nunggu Ortu Pulang Umrah
Terpopuler
-
Dukung Program Makan Bergizi Gratis, 35 Kampung Nelayan Modern Rampung Januari Ini!
-
Zulhas: Penurunan Harga Pupuk Bersubsidi 20 Persen Adalah Sejarah Baru bagi Petani
-
Kasus Korupsi Chromebook: Pihak Nadiem Makarim Bakal Seret Google ke Persidangan Tipikor
-
Kunjungan Prabowo ke Kalsel: Hambatan Lahan Sekolah Rakyat Langsung Beres!
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
Terkini
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
5 Rekomendasi Kulkas Tahan Lama untuk Rumah di 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya