Matamata.com - Penyanyi pendatang baru Justy Aldrin merilis musik video lagu bertajuk 'Beta Pung Bahagia' pada Rabu (22/2/2023).
Musik video lagu 'Beta Pung Bahagia' ini sudah disaksikan oleh 228 jumlah pengguna YouTube dan menjadi trending dalam kategori musik.
Berikut adalah lirik lagunya.
[BETA PUNG BAHAGIA]
Jalan Ini Katong Dua Yang Punya
Walau Kadang Sadiki Balobang
Susah Biar Katong Dua Yang Rasa
Sayang Jang Lapas Beta Pung Tangan
Su Jauh Nona Katong Dua Bajalan
Seng Gampang Par Katong Dua Su Sampe Disini
Reff:
Mo Sampe Dimana Katong Tetap Jalani
Mo Sampe Kamana Beta Tetap Temani
Asal Deng Ale Nona
Beta Pung Bahagia
Yang Seng Bisa Par Mo Ganti Biar Deng Apalai
Biar Orang Bicara Beta Tutup Talinga
Biar Orang Seng Suka Katong Dua Pung Carita
Cuma Par Ale Nona
Beta Kasih Bahagia
Yakin Sampe Diujung Waktu Katong Dua Toma
Katong Dua Pung Kisah
Berita Terkait
-
Viral! Salah Lirik Lagu 'Ramadhan Tiba', Ini Respons Iis Dahlia
-
Lirik Lagu Unwritten - Natasha Bedingfield, Viral Di TikTok
-
Lirik Lagu Maimunah - Andre Taulany, Pembuktian Jiwa Musisi eks Vokalis Stinky Tak Pernah Pudar
-
Lirik Lagu Angin - Lesti Kejora, Single Kolaborasi Bareng Rizky Billar
-
Lirik Lagu Ngeluwihi - Tiara Andini, Pakai Bahasa Jawa dan Inggris dengan Musik Kpop
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya