Matamata.com - Cerita Isyana Sarasvati yang mengaku mengidap autoimun jenis SLE atau lebih dikenal dengan lupus membuat publik bertanya-tanya tentang penyakit satu ini. Apalagi Isyana bukan satu-satunya artis yang mengidap autoimun. Rasa penasaran itu bukan hanya tentang gejalanya tapi juga mengenai bagaimana cara mengobati penyakit autoimun.
Ternyata sampai sekarang penyakit ini belum dapat disembuhkan. Artinya pasien yang sudah menjalani pengobatan tidak bisa benar-benar sembuh dari penyakitnya. Kendati begitu, bukan berarti tidak ada cara untuk mengobatinya. Lantas seperti apa cara mengobati penyakit autoimun yang belum bisa disembuhkan? Simak ulasannya berikut.
Apa itu autoimun?
Autoimun adalah penyakit yang muncul karena sistem imun atau kekebalan tubuh tidak menjalankan fungsinya melawan virus dan bakteri tapi malah menyerang sel sehat dan jaringan dari tubuhnya sendiri. Autoimun dibagi menjadi dua jenis yaitu autoimun organ spesifik atau hanya menyerang satu organ tertentu saja. Kedua autoimun non-organ spesifik yang menyerang beberapa organ tubuh sekaligus. Resiko terkena autoimun bagi wanita lebih tinggi daripada pria, hal itu diduga karena hormon.
Cara mengobati penyakit autoimun
Sampai sekarang penyakit autoimun belum dapat disembuhkan karena obatnya belum ditemukan. Tapi tidak perlu terlalu cemas karena ada beberapa cara untuk mengobatinya baik dengan obat-obatan atau melalui terapi. Penggunaan obat-obatan sendiri bukan untuk menyembuhkan tetapi meringankan gejala agar tidak mengganggu kesehatan. Beberapa cara untuk mengobati autoimun yaitu:
1. Penggunaan obat anti inflamasi
Salah satu gejala yang dirasakan oleh penyintas autoimun adalah peradangan. Nah untuk mengobatinya bisa dengan menggunakan obat anti inflamasi. Sebab obat ini dapat mengurangi peradangan yang muncul. Salah satu jenis obat yang bisa digunakan untuk mengatasi peradangan adalah Kortikosteroid. Sedangkan rasa sakit yang muncul bisa dihilangkan dengan parasetamol.
2. Mengonsumsi obat imunosupresan
Pasien autoimun umumnya direkomendasikan untuk mengonsumsi obat imunosupresan. Obat ini berfungsi untuk sedikit menghambat kerja sistem kekebalan tubuh sehingga tidak bekerja berlebihan. Mengingat, pada penderita autoimun sistem kekebalan tubuhnya justru menyerang jaringan dan sel tubuhnya sendiri.
3. Fisioterapi atau terapi fisik
Selain menggunakan obat seperti dijelaskan sebelumnya, terapi fisik dapat dilakukan sebagai upaya mengobati autoimun. Sebab pada beberapa kasus autoimun misalnya jenis artritis reumatoid bisa menyerang pada fungsi gerak hingga merubah bentuk sendi dan membuat aktivitas tubuh menjadi terganggu. Efek yang dirasakan dari penyakitnya sendiri adalah pembengkakan, nyeri, hingga kaku. Oleh karenanya terapi fisik dibutuhkan supaya kondisi tubuh bisa kembali normal.
4. Prosedur operasi bedah
Apabila obat-obatan dan terapi fisik dinilai kurang efektif menghambat dan mencegah gejala autoimun maka prosedur operasi bedah dapat direkomendasikan. Prosedur ini dapat dilakukan pada penyakit crohn yang menyebabkan penyumbatan usus atau pada penderita sindrom sjogren yang mengganggu kelenjar pelumas pada mata dan mulut
5. Membiasakan pola hidup sehat
Kunci kesehatan bagi tubuh adalah dengan menerapkan pola hidup sehat seperti dengan mengatur pola makan dan olahraga. Penyintas autoimun dianjurkan untuk bisa mengatur gaya hidupnya dengan kebiasaan sehat. Pola hidup sehat bisa diterapkan dengan memakan makanan yang bergizi seimbang dan rajin olahraga.
Manfaat dari pola hidup sehat sudah terbukti sehingga pengidap autoimun sangat dianjurkan dapat menerapkan pola hidup sehat dalam keseharian. Harapannya agar penderita tidak sampai mengalami flare seperti yang dirasakan Isyana Sarasvati belum lama ini. Flare sendiri adalah gejala yang tiba-tiba muncul dan umumnya cukup berat karena dipicu stress dan paparan sinar matahari.
Cara mengobati penyakit autoimun bisa dilakukan dengan obat-obatan, terapi fisik, prosedur bedah, dan menjaga pola makan. Adapun cara pengobatan tadi harus dilakukan dengan petunjuk dan resep dokter.
Berita Terkait
-
Kartika Putri Idap Autoimun, Ini Penyebab Kulit Wajahnya Melepuh
-
Bukan Kena Guna-Guna, Ternyata Ini Penyebab Penyakit Misterius Kartika Putri
-
Aming Alami Autoimun, Wajahnya Penuh Bentolan Besar: Ini Bukan Biduran
-
Tepis Tudingan Hamil Palsu, Denise Chariesta Justru Kena Body Shaming Gegara Pamer Perut: Kirain Mulus..
-
Denise Chariesta Idap Penyakit Autoimun: Kalau Nggak Suntik Setiap Bulan, Kulit Gue Begini...
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya