Matamata.com - Nadin Amizah kembali merilis lagu bertajuk "Semua Aku Dirayakan". Lagu ini menjadi selebrasi perjalanan cinta yang dinilai-nya indah.
Memiliki makna yang berbeda dibandingkan lagu terakhirnya "Rayuan Perempun Gila" di mana membawa pesan untuk seseorang bisa dicintai dan diterima tak hanya kelebihan namun juga kekurangannya.
Ya, di lagu ini Nadin seolah mencermikan dirinya dengan versi ter-bucin. Pada lagu ini Nadin menuliskan tentang rasanya dicintai dengan baik dan lembut, dan ia merasa luruh dari semua kekacauan yang ada di dalam dirinya.
Menelik sejarah diskografinya, Nadin Amizah tak jarang sulit menuliskan lagu cinta yang bernuansa positif. Lagu kali ini memang sedikit berbeda bukan?
Berikut lirik lagunya:
[Verse 1]
"Terima kasih," katanya
Semua aku dirayakan
"Jangan menangis," ku dibuai
Sampai tenang
[Verse 2]
Diciumnya api marahku
Ternyata kacau bisa luluh
"Jangan menangis," biar tenang
Ku dibuai
[Pre-Chorus]
Jika malam datang
Dan takut menyerang
Kau genggam apa yang kuragukan
[Chorus]
Tiada yang bilang
Badainya kan reda
Berhadapan dengan cahaya yang kerap membutakan
Tiada yang bilang
Jawaban kan datang
Jauh dari seram yang selama ini telah kubayangkan
Semua aku dirayakan
[Verse 3]
Hatiku seberat dunia
Semua bentuknya kau rayakan
Menangis pun kau penuh tenang
Ku dibuai
[Pre-Chorus]
Jika malam datang
Dan takut menyerang
Kau genggam apa yang kuragukan
[Outro]
Tiada yang bilang
Badainya kan reda
Berhadapan dengan cahaya yang kerap membutakan
Tiada yang bilang
Jawaban kan datang
Jauh dari seram yang selama ini telah kubayangkan
Semua aku dirayakan
Berita Terkait
-
Selamat! Penyanyi Nadin Amizah Dilamar Faishal Tanjung
-
Deretan Keseruan Prambanan Jazz Festival 2024 Hari Pertama
-
Nadin Amizah Bangun Musala di Sukabumi: Full Nangis Mimpiku Terwujud Lagi
-
HP jadi Jaminan, Cerita Nadin Amizah Panik 'Pinjam Dulu Seratus': Demi Allah Aku Bayar
-
Romantis Rayakan Anniversary ke-3, Ini 11 Potret Nadin Amizah dan Faishal Tanjung
Terpopuler
-
Perempuan Cantik dan Bertalenta, Ikut 'Audisi Miss Indonesia 20th' di Jakarta
-
Warga RW 10 bersama Lurah Kalisari, Gelorakan Budaya Pilah Sampah dari Rumah
-
Konferensi Perjanjian Nuklir NPT Gagal Capai Kesepakatan, Sekjen PBB Kecewa
-
Prabowo Tegaskan RI Sudah Swasembada Pangan di Tengah Konflik Geopolitik
-
Prabowo Minta Kabinet Merah Putih Stop Bangun Kantor Mewah, Alihkan ke Proyek Produktif
Terkini
-
Charles Gozali Hadirkan Badut Gendong, Horor-Action Penuh Teror dan Luka yang Menguras Emosi
-
Hidupkan Legenda Banten, Navaswara Gelar Final Festival Storytelling Suara Nusantara 2026 di Pendopo Gubernur Banten
-
Film "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan" Resmi Menguras Air Mata di Bioskop Mulai Hari Ini
-
Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan Bikin Penonton Jogja Menangis Haru
-
The Popstival Vol. 2 Hidupkan Kembali Euforia Festival di Depok yang Lama Dirindukan