Matamata.com - Paslon nomor urut 1 dan 2 tengah berebut suara di Aceh. Bukan tanpa alasan, dua wilayah itu sangat erat kaitannya dengan Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
Namun siapa dua di antara paslon tersebut yang mampu mendulang suara lebih banyak?. Mengingat Aceh cukup banyak memberikan andil bagi Prabowo Subianto ketika Pilpres 2015 dan 2019?.
Dukungan suara para pemilih di Aceh memang patut diperhitungkan. Hal itu juga berkaitan dengan angka partisipasi masyarakat yang cukup besar di barat Indonesia tersebut.
Namun tak dipungkiri, merebut hati masyarakat Aceh memang lebih dulu dilakukan Prabowo Subianto, kendati begitu bukan berarti Anies-Muhaimin bakal kalah telak. Visi misi dan persuasif masing-masing paslon masih bisa dimanfaatkan untuk meraih hati masyarakat.
Anies Baswedan bukan tanpa kemampuan untuk mendulang suara di Aceh. Perhatiannya dengan warga Aceh serta beberapa dukungan sejak berkampanye di sana, mantan Gubernur DKI Jakarta ini memiliki banyak peluang untuk meraih elektabilitas.
Artinya Prabowo dan Anies akan menciptakan atmosfer politik yang menarik. Di sisi lain, Aceh juga memiliki dukungan yang besar dari PSI. Dengan demikian Kaesang Pangarep yang menjabat Ketum saat ini tentu mengarahkan untuk kemenangan partai termasuk Prabowo-Gibran.
"Sesuai arahan Ketua Umum Bro Kaesang Pangarep bersama Sekjen Raja Juli Antoni, di Aceh dalam pileg nanti wajib menang banyak. Insyaallah usaha tidak mengkhianati hasil," ujar Ketua DPW PSI, Syeh Joel, Jumat (5/1/2024).
Kemenangan Prabowo-Gibran dan sejumlah partai Koalisi Indonesia Maju diprediksi menguat di Aceh. Kendati begitu, peluang Koalisi Perubahan menikung dukungan, tentu harus diwaspadai tim pemenangan Prabowo-Gibran.
Masih banyak peluang dan kemungkinan terjadi. Termasuk juga pengaruh debat capres kedua nanti yang menampilkan sosok pemimpin yang tepat bagi masyarakat Aceh.
Seperti diketahui para capres akan kembali bertarung gagasan di debat capres yang akan dihelat Minggu (7/1/2024) pukul 19.00 WIB. Kegiatan akan diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta.
Baca Juga
Tema pembahasan debat capres kedua ini antara lain, pertahanan, keamanan, geopolitik dan politik luar negeri.
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo Buka Rakornas 2026 di SICC, Ribuan Pejabat Daerah Berkumpul
-
RI Protes Keras Serangan Israel di Gaza, Tempuh Jalur Diplomasi Lewat Board of Peace
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Dua Puskesmas Darurat di Aceh Segera Rampung
-
Komisi X DPR Sebut Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Fokus pada Penguasaan Teknologi
-
Mensesneg: Istana Proses Persetujuan Pengunduran Diri Tiga Pimpinan OJK
Terpopuler
-
Ketegangan Memuncak! Utusan Trump ke Israel Saat Armada Besar AS Bergerak ke Iran
-
Masih Rendah! Baru 35 Persen Pejabat Lapor Kekayaan, KPK Ingatkan Menteri hingga Kepala Daerah
-
Ingin Jadi Diplomat? Dubes Rusia Ajak Pelajar Indonesia Kuliah di MGIMO lewat Jalur Beasiswa
-
Denada Akui Ressa Rizky sebagai Anak Kandungnya dan Minta Maaf Telah Meninggalkan Sejak Bayi
-
Mensesneg: Pengisian Jabatan Kosong OJK Gunakan Jalur PAW, Tak Perlu Timsel
Terkini
-
Ketegangan Memuncak! Utusan Trump ke Israel Saat Armada Besar AS Bergerak ke Iran
-
Masih Rendah! Baru 35 Persen Pejabat Lapor Kekayaan, KPK Ingatkan Menteri hingga Kepala Daerah
-
Ingin Jadi Diplomat? Dubes Rusia Ajak Pelajar Indonesia Kuliah di MGIMO lewat Jalur Beasiswa
-
Mensesneg: Pengisian Jabatan Kosong OJK Gunakan Jalur PAW, Tak Perlu Timsel
-
MUI Desak Indonesia Mundur dari Board of Peace, Istana: Kami Akan Berdialog