Matamata.com - Ruben Onsu, presenter dan pengusaha ternama di Tanah Air, belum lama ini mengalami salah satu momen paling emosional dalam hidupnya. Setelah terpisah selama 42 tahun, Ruben akhirnya dapat bertatap muka dan berpelukan dengan keluarga besar dari pihak ibunya yang ternyata memiliki darah keturunan Arab.
Pertemuan mengharukan tersebut menjadi buah bibir di kalangan netizen, lantaran sebelumnya Ruben dikenal jarang membagikan kisah keluarganya di depan publik.
Perjalanan panjang Ruben dalam menemukan kembali keluarganya bermula ketika Ia memutuskan untuk menelusuri garis keturunan sang ibu. Ruben mengaku, selama ini dirinya sangat minim memiliki informasi tentang keluarga ibunya, apalagi setelah kepergian sang bunda.
“Saya tidak tahu siapa keluarga dari pihak ibu saya, saya hanya tahu sedikit cerita dari mama waktu beliau masih hidup,” ungkap Ruben Onsu.
Seiring berjalannya waktu, Ruben merasa ada panggilan hati untuk lebih dekat dan mengenal leluhurnya. Mualaf ini akhirnya mencari tahu lebih dalam mengenai identitas keluarga besar ibunya.
Upaya yang ia lakukan membuahkan hasil ketika akhirnya ia berhasil menjalin komunikasi dengan kerabat jauhnya yang berdarah Arab dari garis sang ibu.
“Dari proses ngobrol, DM-an, video call, akhirnya bisa ketemu. Kalau kata orang Betawi, ini tuh ‘ketemu benang merahnya,’” ujar Ruben seraya mengekspresikan kebahagiaan dan kelegaannya.
Emosi Ruben pecah saat kesempatan silaturahmi itu terjadi. Ia mengaku terharu karena akhirnya bisa bersentuhan langsung dengan saudara-saudara yang selama ini hanya ia dengar namanya.
"Saya baru pertama kali ini bertemu keluarga dari pihak mama saya yang asli Arab. Baru pertama kali benar-benar kumpul seperti ini, padahal umur saya sudah 42 tahun," tuturnya penuh haru.
Pertemuan itu pun memperdalam pemahaman Ruben tentang latar belakang dan tradisi keluarga besarnya. Para anggota keluarga Arabnya menyambut hangat Ruben dengan pelukan dan doa.
Baca Juga
“Saya tidak menyangka bisa bertemu seperti ini, merasa luar biasa disambut keluarga. Ini pengalaman spiritual dan batin yang luar biasa bagi saya,” paparnya lagi.
Pihak keluarga besar dari ibunya juga menyampaikan rasa bahagia dan syukur akhirnya dapat berjumpa dengan Ruben. Mereka menyatakan, momen seperti ini sangat berharga untuk menjaga tali silaturahmi.
“Ini adalah saat yang kami nanti-nantikan, akhirnya bisa berkumpul dengan keluarga yang selama ini terpisah jarak dan waktu,” ujar salah satu kerabat Ruben.
Momen pertemuan keluarga ini kemudian diabadikan dan diunggah ke media sosial oleh Ruben. Netizen pun ikut memberikan dukungan dan ucapan selamat atas peristiwa penuh makna tersebut.
Banyak yang menyampaikan harapan agar Ruben dan keluarga besarnya bisa terus menjaga silaturahmi dan saling berbagi kebahagiaan di masa mendatang.
Ruben Onsu membuktikan bahwa keluarga adalah bagian penting dalam perjalanan hidup seseorang. Dengan pertemuan yang telah dinanti selama puluhan tahun, Ruben pun menegaskan pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan dan menghargai akar identitas diri.
Berita Terkait
-
Ruben Onsu Batal Berangkat Haji karena Visa Furoda, Tetap Ikhlas dan Serahkan pada Kehendak Allah
-
Ruben Onsu Ungkap Kisah Hijrah dan Doa yang Selalu Dipanjatkan Sejak Menjadi Mualaf: Saya Hanya Ingin Ketenteraman Batin
-
Betrand Peto Rindukan Kebersamaan Keluarga, Ruben Onsu dan Sarwendah Siap Kompak untuk Hadiri Turnamen Mini Soccer
-
Ruben Onsu Siap Jalani Ibadah Haji: Klarifikasi Soal Biaya Fantastis dan Status Mualaf
-
Ruben Onsu dan Ivan Gunawan Bersiap Tunaikan Haji Tahun Ini: Doakan Kami Lancar Sampai Tanah Suci
Terpopuler
-
KPAI Desak DPR Segera Bahas RUU Pengasuhan Anak, Soroti 25 Kasus Filisida Sepanjang 2025
-
Gus Ipul Janji Sisir 'Manusia Tak Terlihat', Respons Dugaan Kekerasan di Panti Disabilitas Mental
-
Menteri Trenggono Geram, Semprot Pelaksana Proyek KNMP Lombok Timur karena Kualitas Buruk
-
Tayang Hari Ini, 'Titip Bunda di Surga-Mu' Hadir Sebagai Pengingat Pentingya Pulang ke Keluarga di Lebaran Mendatang
-
DPR Kawal Kasus ABK Fandi Ramadhan: Jangan Ada Rekayasa dalam Tuntutan Mati 2 Ton Sabu
Terkini
-
KPAI Desak DPR Segera Bahas RUU Pengasuhan Anak, Soroti 25 Kasus Filisida Sepanjang 2025
-
Gus Ipul Janji Sisir 'Manusia Tak Terlihat', Respons Dugaan Kekerasan di Panti Disabilitas Mental
-
Menteri Trenggono Geram, Semprot Pelaksana Proyek KNMP Lombok Timur karena Kualitas Buruk
-
DPR Kawal Kasus ABK Fandi Ramadhan: Jangan Ada Rekayasa dalam Tuntutan Mati 2 Ton Sabu
-
DPR Sebut Narasi Pemisahan Makan Bergizi Gratis dan Anggaran Pendidikan Menyesatkan