Matamata.com - Gelandang anyar Manchester City, Tijjani Reijnders, menegaskan bahwa klub sebesar The Citizens sudah seharusnya menutup musim dengan raihan trofi. Pernyataan ini muncul menyusul kegagalan City menyabet gelar pada musim lalu.
“City adalah salah satu klub terbesar di dunia. Jika Anda bermain di sini, maka memenangkan trofi adalah sebuah keharusan,” ujar pemain keturunan Indonesia itu, dikutip dari ESPN, Selasa (17/6).
Musim lalu, Manchester City harus puas finis di posisi ketiga Liga Inggris, tumbang dari Crystal Palace di final Piala FA, serta tersingkir oleh Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions.
Tijjani, yang resmi bergabung dari AC Milan pada bursa transfer musim panas ini, berharap City kembali menorehkan prestasi musim depan. Ambisinya dimulai dari ajang Piala Dunia Antarklub FIFA 2025.
Gelandang asal Belanda itu mengaku antusias menyambut petualangan barunya bersama City. “Saat tawaran datang, saya tidak berpikir panjang. Ini pilihan mudah. Bermain di Eropa penting, dan membela City adalah mimpi saya,” ungkapnya.
Dalam turnamen Piala Dunia Antarklub mendatang, Manchester City tergabung di Grup G bersama Juventus (Italia), Al Ain (UEA), dan Wydad AC (Maroko). (Antara)
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026 di TVRI: Momentum Gerakkan Ekonomi Rakyat hingga Pelosok
-
Bojan Hodak Akui Persib Tampil Buruk Saat Ditekuk Ratchaburi 0-3
-
Lebih Pilih Garuda daripada Jamaika, John Herdman: Indonesia Punya Visi dan Suporter Luar Biasa!
-
Kevin Diks Main Penuh, Monchengladbach Imbangi Brentford 2-2
-
MU Incar Emiliano Martinez, Cari Solusi Usai Onana Cedera
Terpopuler
-
Sambut Lebaran Idul Fitri 1447 H, Musisi Rucky Markiano Luncurkan Lagu 'Dosa'
-
Sukses jadi Intel, Iptu Sukandi Rekam Lagu 'I Love You Bhayangkari' untuk Sang Istri
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Terbaik 2026 yang Hemat Listrik, Baju Kinclong dan Bebas Kuman
-
MK Tolak Permohonan Uji Materi KUHP dan UU ITE yang Diajukan Roy Suryo dkk
-
Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying, Pastikan Stok BBM Nasional Aman
Terkini
-
MK Tolak Permohonan Uji Materi KUHP dan UU ITE yang Diajukan Roy Suryo dkk
-
Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying, Pastikan Stok BBM Nasional Aman
-
KPK: Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Rejang Lebong Sangat Rentan Korupsi
-
DPR: Wacana KPU Jadi Lembaga Negara Keempat Perlu Kajian Komprehensif
-
Komisi III DPR Sebut Penyiraman Air Keras Andrie Yunus sebagai Kejahatan Terhadap Demokrasi