Matamata.com - Suasana Jakarta mulai berangsur pulih pada Minggu pagi. Warga kembali memadati kegiatan hari bebas kendaraan bermotor (car free day/CFD) di sepanjang Jalan Sudirman.
Meski sehari sebelumnya, Sabtu (30/8) malam, terjadi aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di sejumlah titik, aktivitas masyarakat tampak berjalan normal. Warga terlihat berolahraga dengan berjalan kaki, berlari, hingga bersepeda. Tak sedikit pula yang menyantap sarapan di pedagang kaki lima sekitar kawasan Semanggi.
Namun, kondisi berbeda masih terlihat di Jalan Gatot Subroto. Lalu lintas di kawasan tersebut belum sepenuhnya normal karena Tol Dalam Kota masih ditutup akibat dampak kerusuhan. Bahkan, ruas jalan di depan kompleks parlemen juga ditutup.
Petugas kebersihan tampak membersihkan material sisa aksi unjuk rasa, sementara aparat TNI berjaga di gerbang utama kompleks parlemen.
Sebelumnya, kericuhan terjadi di beberapa titik seperti kompleks parlemen Senayan, Semanggi, Kwitang, Senen, hingga Tanjung Priok. Aksi tersebut juga berdampak pada penjarahan rumah sejumlah anggota DPR, antara lain milik Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan CFD tetap dilaksanakan pada Minggu (31/8) selama tidak ada hambatan besar. “Untuk car free day besok kalau tidak ada hal yang luar biasa, kita tetap adakan,” ujarnya dalam konferensi pers, Sabtu (30/8).
Tag
Berita Terkait
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
-
Komunitas Rider Kalisari R2L, Gelar Touring Kebersamaan ke Bogor
-
Polda Metro Siagakan 585 Personel Amankan Kunjungan Presiden Jerman di Jakarta
-
Pramono Anung Pastikan Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Naik Bulan Ini
-
KPK Duga Wamen Imigrasi Silmy Karim Terima Uang Pemerasan Sejak Menjabat Dirjen
Terpopuler
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
Terkini
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
-
Istri Mantan Menag Yaqut Apresiasi Langkah KPK Kabulkan Pembantaran Penahanan
-
Menteri ESDM Cari Solusi Kenaikan Harga Gas Industri demi Cegah PHK Massal