Matamata.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau sejumlah pos Sistem Keamanan Keliling (Siskamling) di kawasan permukiman Jakarta, Rabu (4/9) malam. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman pascademonstrasi.
Menurut keterangan Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) di Jakarta, Kamis, kunjungan tersebut dimulai sekitar pukul 22.00 WIB di Pos Siskamling RW 07, Kelurahan Kwitang, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Setelah itu, Gibran melanjutkan tinjauan ke Pos Siskamling RW 09, Kelurahan Kota Bambu, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.
Setwapres menjelaskan, kegiatan itu merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya menjaga solidaritas nasional serta keamanan sosial pascademonstrasi.
“Dalam kesempatan tersebut, Wapres tidak hanya meninjau, tetapi juga berdialog langsung dengan warga yang berjaga malam,” demikian keterangan pers Setwapres.
Dalam dialog itu, Gibran mendengarkan pengalaman warga mengenai kondisi lingkungan sebelum dan setelah aksi unjuk rasa. Ia juga memantau rekaman CCTV di pos Siskamling yang menyorot lorong-lorong permukiman.
Gibran berharap tradisi menjaga lingkungan bersama tetap terpelihara. “Semangat gotong royong dan kebersamaan dalam menjaga lingkungan harus terus menjadi bagian di masyarakat,” ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Wapres Gibran Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih Lampung Timur, Pastikan Fasilitas Modern Beroperasi
-
Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Raja Ampat, Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan Adat Mansorandak
-
Gibran Kritik Minimnya Penerangan dan Pemeliharaan Sentra Pendidikan Mimika
-
Kunjungan Kerja Wapres Gibran di Papua: Tinjau Bandara Douw Aturure dan Proyek IKN Papua
-
Wapres Gibran Tinjau NTT Mart, Dorong Hilirisasi Produk Unggulan NTT ke Pasar Global
Terpopuler
-
Prabowo: Masih Ada Ribuan Triliun Kekayaan Negara yang Harus Diselamatkan
-
Prabowo Targetkan Dana Penyelamatan Negara Rp10 Triliun untuk Perbaikan Puskesmas dan Sekolah
-
Kasus Korupsi Chromebook: Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara
-
WWF Ajak Masyarakat hingga Swasta Kolaborasi Promosikan Pangan Lokal
-
Film "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan" Resmi Menguras Air Mata di Bioskop Mulai Hari Ini
Terkini
-
Prabowo: Masih Ada Ribuan Triliun Kekayaan Negara yang Harus Diselamatkan
-
Prabowo Targetkan Dana Penyelamatan Negara Rp10 Triliun untuk Perbaikan Puskesmas dan Sekolah
-
Kasus Korupsi Chromebook: Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara
-
WWF Ajak Masyarakat hingga Swasta Kolaborasi Promosikan Pangan Lokal
-
Menko Pangan Minta BGN Tingkatkan Serapan Telur Lewat Program Makan Bergizi Gratis