Matamata.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengalokasikan dana sebesar Rp75 miliar untuk memperbaiki Jalan Sitangkai-Payakumbuh, Sumatera Barat, sepanjang 8,5 kilometer pada tahun anggaran 2025.
"Perbaikan Jalan Sitangkai-Payakumbuh ini akan dilakukan dengan skema multiyears (tahun jamak) tahun anggaran 2025–2026," ujar anggota DPR RI asal Sumbar, Andre Rosiade, saat meninjau lokasi bersama Wakil Gubernur Sumbar, Bupati Tanah Datar, dan pihak Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Senin (8/9).
Andre menjelaskan, perbaikan jalan tersebut merupakan bagian dari Instruksi Presiden (Inpres) tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah (IJD) tahap pertama yang totalnya mencapai Rp5 triliun untuk seluruh Indonesia.
"Jadi, IJD tahap pertama itu ada Rp5 triliun, dan Kabupaten Tanah Datar mendapatkan Rp75 miliar untuk perbaikan Jalan Sitangkai-Payakumbuh," katanya.
Menurutnya, pembangunan jalan ini merupakan wujud komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperbaiki infrastruktur daerah demi memudahkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I BPJN Sumbar, Andi Mulya Rusli, menambahkan, Jalan Sitangkai-Payakumbuh memiliki panjang 44 kilometer dan hampir seluruhnya dalam kondisi rusak berat.
"Tapi kalau skemanya multiyears, maka yang kita perbaiki dulu itu sepanjang 8,5 kilometer," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra menekankan pentingnya akses tersebut bagi aktivitas ekonomi masyarakat.
"Jalan ini merupakan urat nadi perekonomian. Hasil-hasil panen pertanian dibawa ke banyak daerah seperti Pekanbaru lewat jalan ini," ucapnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Wamenlu RI: Infrastruktur AI dan Data Center Picu Ancaman Baru Krisis Air Global
-
Prabowo Jadi Presiden Kedua yang Kunjungi Miangas, Janjikan Renovasi Sekolah dan Puskesmas
-
Presiden Prabowo dan Menteri Bahlil Dorong Interkoneksi Listrik Lintas Negara ASEAN
-
Menteri LH Dorong PSEL Palembang Mampu Olah 1.000 Ton Sampah per Hari
-
Strategi Menko AHY Kembangkan Jaringan Kereta Api Nasional untuk Atasi ODOL
Terpopuler
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi
Terkini
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi