Matamata.com - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin meminta seluruh kader partainya turun langsung membantu penanganan musibah robohnya bangunan musala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.
“Saya minta kader PKB hadir langsung di lapangan, dan bantu tenaga maupun kebutuhan mendesak para santri terdampak. Jika diperlukan, segera bangun dapur umum, kerahkan tenaga medis, dan pastikan kebutuhan logistik para korban terpenuhi,” kata Cak Imin dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Ia menegaskan, pesantren merupakan aset bangsa yang wajib dijaga bersama, tidak hanya sebagai tempat pendidikan, tetapi juga pusat pembinaan moral dan spiritual generasi muda.
“Oleh karena itu, saya berharap musibah ini dapat ditangani secara gotong royong, cepat, dan tepat,” ujarnya.
Cak Imin juga menyampaikan rasa dukacita mendalam atas musibah yang menimpa keluarga besar Ponpes Al Khoziny.
“Saya turut berdukacita yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga besar Ponpes Al Khoziny. Semoga para korban yang mengalami luka segera pulih kembali, dan Allah SWT memberikan kekuatan serta kesabaran bagi seluruh santri, pengasuh, serta keluarga yang terdampak,” tuturnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Cak Imin Dorong Pesantren Bangun Sistem Pendidikan Berdaya dan Mandiri bagi Santri
-
PKB Tegaskan Aksi di Trans7 Sebagai Bentuk Solidaritas untuk Ulama dan Pesantren
-
DPR Desak Pemerintah Tuntaskan Evakuasi Korban Ponpes Sidoarjo hingga Tuntas
-
PBNU: Tragedi Ponpes Al Khoziny Harus Jadi Momentum Perbaikan Sistem Pesantren
-
Dasco: Wacana Pembangunan Ulang Ponpes Al Khoziny dengan APBN Belum Final
Terpopuler
-
Masih Rendah! Baru 35 Persen Pejabat Lapor Kekayaan, KPK Ingatkan Menteri hingga Kepala Daerah
-
Ingin Jadi Diplomat? Dubes Rusia Ajak Pelajar Indonesia Kuliah di MGIMO lewat Jalur Beasiswa
-
Denada Akui Ressa Rizky sebagai Anak Kandungnya dan Minta Maaf Telah Meninggalkan Sejak Bayi
-
Mensesneg: Pengisian Jabatan Kosong OJK Gunakan Jalur PAW, Tak Perlu Timsel
-
MUI Desak Indonesia Mundur dari Board of Peace, Istana: Kami Akan Berdialog
Terkini
-
Masih Rendah! Baru 35 Persen Pejabat Lapor Kekayaan, KPK Ingatkan Menteri hingga Kepala Daerah
-
Ingin Jadi Diplomat? Dubes Rusia Ajak Pelajar Indonesia Kuliah di MGIMO lewat Jalur Beasiswa
-
Mensesneg: Pengisian Jabatan Kosong OJK Gunakan Jalur PAW, Tak Perlu Timsel
-
MUI Desak Indonesia Mundur dari Board of Peace, Istana: Kami Akan Berdialog
-
Banggar DPR Dorong Pimpinan Baru OJK Pulihkan Kepercayaan Pasar Modal