Matamata.com - Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya sinergi antar sektor dalam memperkuat swasembada pangan nasional. Menurutnya, kerja kolaboratif menjadi kunci untuk mewujudkan cita-cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia.
“Cara-cara kerja seperti ini harus kita teruskan, harus kita tambah lagi untuk mewujudkan cita-cita Bapak Presiden yaitu swasembada pangan yang kuat,” ujar Gibran saat menghadiri kegiatan tanam jagung serentak di Kabupaten Tangerang, Rabu (8/10).
Gibran menekankan, swasembada pangan merupakan salah satu prioritas utama dalam perencanaan pembangunan nasional. Hal itu, kata dia, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang menempatkan komoditas pangan strategis sebagai tulang punggung percepatan ketahanan pangan nasional.
“Saya harap nanti ke depan Bulog juga bisa lebih banyak inovasi, terobosan-terobosan untuk meningkatkan serapan. Spesifikasi hasil panen yang mungkin kurang sesuai, ini mohon dicarikan solusi bersama,” tambahnya.
Wapres menilai, kerja sama antara kementerian, lembaga, sektor swasta, dan pemerintah daerah harus diperkuat untuk memastikan kebutuhan pangan nasional terpenuhi. Ia juga mengapresiasi upaya peningkatan kegiatan penanaman komoditas pangan di berbagai daerah yang terus digalakkan.
“Ini sudah ada lebih dari 30.000 gabungan kelompok tani dan total produksinya sudah mencapai 2,8 juta di kuartal ketiga ini. Apalagi di Banten ini banyak pabrik pakan ternak dan peternak mandiri, jadi sudah ada industri yang menampung jagung yang ditanam,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Gibran turut berpesan agar Bulog dan Kementerian terkait terus berinovasi untuk mempermudah akses petani terhadap kebutuhan pupuk dan bibit.
Sebelumnya, Gibran melakukan penanaman jagung serentak di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten. Ia tiba di lokasi sekitar pukul 08.56 WIB dan disambut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta pejabat daerah setempat.
Setelah menerima laporan mengenai progres pertanian dan metode tanam, Gibran menanam jagung hibrida yang memiliki ketahanan alami terhadap penyakit bulai sehingga dapat menekan biaya produksi.
Selain menanam jagung, Gibran juga menyerahkan bantuan sarana pertanian dan sembako dari Polri untuk warga sekitar. Ia kemudian meninjau stand produk olahan pertanian dan UMKM lokal, serta menyaksikan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pembagian vitamin gratis bagi masyarakat. (Antara)
Berita Terkait
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
-
Wapres Gibran dan Menhub Tinjau MRT Fase 2A, Targetkan HI-Monas Beroperasi Akhir 2027
-
Wapres Gibran Pastikan MRT Fase 2A Bundaran HI-Monas Beroperasi Akhir 2027
-
Wapres Gibran Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih Lampung Timur, Pastikan Fasilitas Modern Beroperasi
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba