Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penguatan peran Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) sebagai langkah strategis untuk memastikan pengelolaan sumber daya mineral Indonesia lebih terintegrasi.
Instruksi ini disampaikan Presiden saat memimpin Rapat Terbatas (Ratas) di kediaman pribadinya, Hambalang, Jawa Barat, Senin (9/3/2026) malam.
Berdasarkan keterangan resmi Badan Komunikasi Pemerintah, penguatan Perminas bertujuan agar sektor mineral mampu menghasilkan nilai tambah maksimal bagi perekonomian nasional melalui hilirisasi.
"Presiden menegaskan bahwa penguatan Perminas adalah langkah strategis agar Indonesia mampu berkembang menjadi pusat produksi dan inovasi, sekaligus memperkuat kemandirian energi serta daya saing global," bunyi siaran resmi di akun @presidenrepublikindonesia.
Presiden Prabowo juga menekankan bahwa percepatan hilirisasi harus berjalan beriringan dengan pengembangan teknologi dalam negeri, penguatan kapasitas industri, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Rapat strategis ini dihadiri oleh jajaran kunci Kabinet Merah Putih. Tampak mendampingi Presiden di antaranya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kepala Badan Industri Mineral Brian Yuliarto, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Selain fokus pada sektor mineral, rapat tersebut juga mengevaluasi program swasembada pangan dan energi secara menyeluruh. Mengingat Hari Raya Idulfitri yang jatuh pada pertengahan Maret 2026, Presiden secara khusus menyoroti kesiapan pasokan logistik nasional.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok di lapangan.
"Pertemuan ini difokuskan pada dua agenda utama: progres swasembada pangan dan energi, serta kesiapan Idulfitri untuk memastikan ketersediaan bahan pangan dan pasokan LPG bagi masyarakat," kata Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya.
Sejumlah pejabat tinggi lainnya juga hadir dalam ratas tersebut, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Staf Presiden Muhammad Qodari, hingga Dirut PT Pindad Sigit P. Santosa. (Antara)
Berita Terkait
-
Menteri ESDM Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik Hingga Akhir 2026
-
RI Capai Swasembada Plus, Mentan Optimistis Hadapi El Nino Meski Krisis Pangan Global
-
Prabowo Perintahkan Bahlil Segera Tindak Tambang Ilegal di Kawasan Hutan
-
Prabowo dan Macron Bertemu di Istana lyse, Bahas Kerja Sama Strategis hingga Isu Global
-
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-67 Titiek Soeharto dari Paris
Terpopuler
-
Viral! Diduga Istri Ahmad Sahroni, Feby Belinda Selingkuh dengan Yoyo 'Padi'
-
Ekspor CPO Indonesia 2026 Naik Pesat, Hilirisasi Jadi Kunci Dominasi Pasar Global
-
Kumpulkan Ketua DPRD se-Indonesia di Magelang, Prabowo: Kita Semua di Tenda Ini Adalah Patriot!
-
Menhaj Irfan Yusuf Lantik PPIH Embarkasi 2026: Layanan Haji Harus Inklusif dan Anti-Diskriminasi
-
Menko Pangan Dorong Hilirisasi dan Riset Kampus guna Perkuat Ketahanan Nasional
Terkini
-
Ekspor CPO Indonesia 2026 Naik Pesat, Hilirisasi Jadi Kunci Dominasi Pasar Global
-
Kumpulkan Ketua DPRD se-Indonesia di Magelang, Prabowo: Kita Semua di Tenda Ini Adalah Patriot!
-
Menhaj Irfan Yusuf Lantik PPIH Embarkasi 2026: Layanan Haji Harus Inklusif dan Anti-Diskriminasi
-
Menko Pangan Dorong Hilirisasi dan Riset Kampus guna Perkuat Ketahanan Nasional
-
Program Makan Bergizi Gratis BGN: Berdayakan UMKM dan Bumdes di Daerah Bencana Aceh