Matamata.com - Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan menilai para bandar narkoba akan merasa ketar-ketir setelah melihat Presiden Prabowo Subianto turun langsung dalam kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba.
“Menurut saya, kehadiran Presiden Prabowo Subianto di acara pemusnahan barang bukti narkoba bisa dibaca sebagai bentuk keseriusan dan pembuktian komitmen beliau dalam melawan penyalahgunaan narkoba di Indonesia,” kata Iwan di Jakarta, Kamis.
Ia menilai kehadiran Prabowo dalam kegiatan tersebut menjadi pesan kuat kepada publik bahwa negara tidak akan berdiam diri menghadapi kejahatan narkotika.
Menurut Iwan, hal itu juga menjadi simbol satu tahun pemerintahan yang tidak hanya berbicara soal kebijakan, tetapi menunjukkan tindakan nyata untuk melindungi rakyat dari ancaman narkoba yang menggerogoti masa depan bangsa.
“Sejak awal pemerintahannya, Presiden Prabowo telah menunjukkan gaya kepemimpinan yang tidak hanya memberi instruksi dari belakang meja, tetapi turun langsung untuk memastikan pesan moral dan politiknya tersampaikan kuat ke masyarakat,” ujarnya.
Iwan menambahkan, kehadiran Presiden dalam kegiatan tersebut menjadi sinyal tegas bahwa pemerintah akan berdiri di garis terdepan dalam perang melawan narkoba. “Ini bukan isu hukum semata, tapi juga perjuangan moral untuk menyelamatkan masa depan generasi Indonesia,” katanya.
Selain itu, Iwan menilai agenda pemusnahan tersebut menggambarkan keberhasilan nyata pemerintahan Prabowo–Gibran pada tahun pertamanya. Dalam periode satu tahun, Polri telah menyita lebih dari 214 ton narkoba senilai hampir Rp30 triliun dan menangkap 65 ribu tersangka. Angka tersebut, kata Iwan, menunjukkan dampak kebijakan yang konkret.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti keberanian Presiden dalam menindak berbagai kasus besar lainnya, mulai dari dugaan korupsi di Pertamina, tambang ilegal, hingga penyitaan ribuan hektare lahan sawit tanpa izin.
“Semua itu menunjukkan pola kepemimpinan yang berani, disiplin, dan berpihak kepada rakyat. Kalau ini terus dijaga, ke depan Indonesia akan memiliki arah pemerintahan yang kuat, bukan hanya dalam hal keamanan, tetapi juga dalam moralitas dan ketegasan hukum,” ujar Iwan. (Antara)
Berita Terkait
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Jepang Sebut Indonesia Destinasi Investasi Menjanjikan, Sektor Otomotif Jadi Andalan
-
RI Peringkat 2 Dunia Ketahanan Energi, Golkar: Buah Strategi Tepat Presiden Prabowo
-
Prabowo Beri Arahan Strategis ke Dudung Abdurachman, Bahas Pertahanan dan Geopolitik Global
-
Presiden Prabowo Terima Laporan Realisasi Investasi Kuartal I 2026 yang Lampaui Target
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
-
KPK Dorong Reformasi Politik, Serahkan Rekomendasi Tata Kelola Parpol ke Presiden dan DPR