Matamata.com - Penyaluran dana transfer ke daerah (TKD) untuk Provinsi Sulawesi Selatan telah mencapai Rp26 triliun hingga Oktober 2025. Angka tersebut setara dengan 82,40 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp31,6 triliun.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Sulsel, Supendi, menyampaikan keyakinannya bahwa realisasi TKD akan terserap optimal hingga penutupan tahun anggaran.
"Untuk transfer dana pusat ke daerah itu sudah sekitar 82,40 persen dari pagu anggaran Rp31,6 triliun," kata Supendi di Makassar, Minggu.
Ia merinci, serapan tertinggi masih berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang telah terealisasi Rp18,3 triliun, disusul Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp5,1 triliun.
Selain itu, Dana Desa yang telah disalurkan mencapai Rp1,7 triliun, Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp783,9 miliar, dan Dana Insentif Fiskal mencapai Rp134,9 miliar.
Menurut Supendi, dana tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan lintas sektor di Sulawesi Selatan, mulai dari pendidikan, pariwisata, hingga infrastruktur.
Ia mencontohkan sejumlah program yang dibiayai TKD, seperti pembangunan Perpustakaan Manurung di Kabupaten Luwu Timur melalui Dana Desa, pembangunan Puskesmas Doi-Doi di Kabupaten Barru, perbaikan ruang kelas TK Pekkabata di Kabupaten Pinrang, hingga rekonstruksi jalan samping Dolog di Parepare yang memanfaatkan DAK Fisik.
Supendi menegaskan bahwa alokasi dana tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan publik.
Menurutnya, penyaluran TKD yang optimal menjadi instrumen strategis untuk memperkuat kapasitas fiskal pemerintah daerah dan mendorong kesejahteraan masyarakat.
"Dengan realisasi yang sudah melewati angka 80 persen, diharapkan hingga akhir tahun seluruh anggaran dapat terserap maksimal sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat di seluruh pelosok Sulawesi Selatan," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo Minta Mensesneg Periksa Penyerapan Dana Transfer ke Daerah Jelang Akhir Tahun
-
Gubernur Elisa Kambu Pastikan Pemangkasan TKD Tak Ganggu Ketahanan Pangan Papua Barat Daya
-
Menkeu Minta Kepala Daerah Benahi Tata Kelola Anggaran agar Dana TKD Tepat Sasaran
-
APPSI Sampaikan Dampak Pemotongan TKD ke Menkeu: Daerah Sulit Bayar Tunjangan Pegawai
-
Tak Dapat Dukungan Parpol, Pasha Ungu Gagal Maju Jadi Wakil Gubernur
Terpopuler
-
HUT ke-53 PDI Perjuangan: Barata Resmi Diluncurkan sebagai Maskot Baru Partai
-
Tanggapi Gugatan Wanprestasi Rp5 Miliar, Adly Fairuz Siap Hadapi Persidangan
-
Mentan Amran Sita 133,5 Ton Bawang Bombay Ilegal di Semarang: Tak Ada Toleransi!
-
Mendag: Aktivitas Pasar Kuala Simpang Aceh Tamiang Pulih 80 Persen
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Jajaki Kerja Sama Industri Pertahanan di Turki
Terkini
-
HUT ke-53 PDI Perjuangan: Barata Resmi Diluncurkan sebagai Maskot Baru Partai
-
Mentan Amran Sita 133,5 Ton Bawang Bombay Ilegal di Semarang: Tak Ada Toleransi!
-
Mendag: Aktivitas Pasar Kuala Simpang Aceh Tamiang Pulih 80 Persen
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Jajaki Kerja Sama Industri Pertahanan di Turki
-
Pemenang Laga Persib vs Persija Dipastikan Puncaki Klasemen Super League