Matamata.com - Momen tak biasa terjadi dalam rapat koordinasi penanganan bencana di Banda Aceh, Sabtu (11/1/2026). Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad tiba-tiba menelepon Presiden Prabowo Subianto untuk menghubungkannya langsung dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa guna memastikan ketersediaan anggaran daerah.
Aksi tersebut dilakukan Dasco saat Menkeu Purbaya memaparkan kondisi keuangan daerah terdampak bencana. Purbaya awalnya meminta daerah tidak ragu menggunakan anggaran yang ada, namun ia tetap memerlukan koordinasi dengan Presiden terkait kebijakan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) agar tidak terkena potongan.
Rapat sempat terjeda sejenak ketika Dasco menghubungi ponsel Presiden dan menyerahkannya kepada Purbaya. Usai berbicara langsung dengan kepala negara melalui telepon Dasco, Menkeu memastikan kepastian dana tersebut.
"Jadi clear, untuk tahun ini anggaran Anda akan penuh seperti tahun lalu, tidak akan dipotong. Pak Ketua (Dasco) sudah telepon dan Pak Presiden bilang setuju. Secara anggaran sudah kami hitung, tidak ada masalah," ujar Purbaya usai percakapan telepon tersebut.
Kucuran Dana Rp1,2 Triliun Menkeu mengungkapkan bahwa per 2 Januari 2026, pihaknya telah mengirimkan anggaran sebesar Rp1,2 triliun untuk Pemerintah Provinsi serta Kabupaten/Kota di Aceh.
Dengan kepastian dari Presiden, Purbaya menegaskan bahwa masalah pendanaan tidak lagi menjadi kendala bagi daerah terdampak bencana di Aceh.
Target Pulih Sebelum Lebaran Dalam rapat tersebut, Dasco juga menyampaikan kesimpulan penting mengenai langkah pemulihan pascabencana di Sumatera. Per 10 Januari 2026, pemerintah telah membentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi yang dipimpin oleh Mendagri Tito Karnavian.
"DPR akan mengawal melalui fungsi legislasi, anggaran, pengawasan, dan koordinasi agar Satgas ini bekerja maksimal," tegas Dasco.
Pemerintah dan DPR menargetkan roda pemerintahan di seluruh wilayah Sumatera yang terdampak bencana dapat kembali berjalan normal sebelum memasuki bulan Ramadhan.
"Target kita, seluruh daerah terdampak sudah tersentuh bantuan secara bertahap dan diupayakan selesai tertanggulangi sebelum Lebaran," pungkasnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Indonesia Surplus 0,5 Juta Ton Jagung, Titiek Soeharto: Saatnya Kita Ekspor!
-
Pecah Rekor! Bulog Serap 4,5 Juta Ton Gabah, Indonesia Resmi Swasembada Beras
-
Soal Estimasi Rp60 Triliun, Mensesneg: Bukan Anggaran Khusus Satgas, Tapi untuk Pulihkan Wilayah
-
Lampaui Rekor Era Soeharto, Prabowo Anugerahi Bintang Jasa untuk Mentan hingga Petani
-
Pecah Rekor! Stok Bulog Terbesar dalam Sejarah, Prabowo Umumkan RI Tak Lagi Impor Beras
Terpopuler
-
Momen Dasco Telepon Presiden Prabowo di Tengah Rapat Bencana Aceh, Pastikan Anggaran Tak Dipotong
-
OTT Perdana 2026: KPK Tetapkan Kepala KPP Madya Jakut dan 4 Orang Tersangka Suap
-
Kemenhaj Gandeng TNI-Polri Gembleng Fisik dan Mental Petugas Haji 2026
-
HUT ke-53 PDI Perjuangan: Barata Resmi Diluncurkan sebagai Maskot Baru Partai
-
Tanggapi Gugatan Wanprestasi Rp5 Miliar, Adly Fairuz Siap Hadapi Persidangan
Terkini
-
OTT Perdana 2026: KPK Tetapkan Kepala KPP Madya Jakut dan 4 Orang Tersangka Suap
-
Kemenhaj Gandeng TNI-Polri Gembleng Fisik dan Mental Petugas Haji 2026
-
HUT ke-53 PDI Perjuangan: Barata Resmi Diluncurkan sebagai Maskot Baru Partai
-
Mentan Amran Sita 133,5 Ton Bawang Bombay Ilegal di Semarang: Tak Ada Toleransi!
-
Mendag: Aktivitas Pasar Kuala Simpang Aceh Tamiang Pulih 80 Persen