Matamata.com - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa partainya berhasil menghimpun dana donasi mencapai Rp3 miliar untuk membantu warga yang terdampak bencana di wilayah Sumatera. Donasi tersebut diperoleh dari semangat gotong royong para kader Golkar di seluruh Indonesia.
“Sudah barang tentu ini juga sebagai forum konsolidasi, dan tadi kita juga melakukan gotong royong untuk kita sumbang bencana. Alhamdulillah tadi terkumpul sekitar Rp3 miliar lebih untuk kita sumbang ke saudara-saudara kita yang ada di sana,” ujar Bahlil di Jakarta, Rabu malam.
Pernyataan itu disampaikan usai dirinya menghadiri bimbingan teknis (bimtek) Tahap II Tahun 2025 bagi Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Kegiatan tersebut juga membekali para legislator daerah terkait kemampuan mitigasi bencana.
Bahlil menjelaskan bahwa salah satu materi penting dalam bimtek tersebut adalah panduan langkah yang harus dilakukan para anggota DPRD dari Golkar ketika bencana terjadi. Selain itu, para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai penyusunan kebijakan yang dapat langsung dirasakan masyarakat.
Ia kembali menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di Tanah Air. Bahlil meminta seluruh kader, terutama yang berada di daerah rawan bencana, untuk memahami langkah mitigasi agar bisa bergerak cepat membantu warga.
Sebelumnya, pada 3 Desember 2025, DPP Partai Golkar telah menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Sumatera Utara yang terdampak banjir. Pada pengiriman tahap kedua ini, partai berlambang beringin tersebut mengirim 7 ton beras, 2 ton gula pasir, 3 ton minyak goreng, ribuan kaleng sarden, dan mi instan.
Seluruh bantuan didistribusikan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi cuaca serta akses jalan di lokasi banjir. (Antara)
Berita Terkait
-
Bahlil Lahadalia: Pesantren Adalah Benteng Nasionalisme dan IPTEK
-
Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Selat Hormuz, Pemerintah Intensifkan Negosiasi dengan Iran
-
Harga Minyak Brent Naik, Menteri ESDM Pastikan Stok BBM Aman dan Negosiasi Impor Menguntungkan
-
Hadapi Krisis Timur Tengah, RI Mulai Alihkan Impor Minyak dari Amerika Serikat
-
Kemenhut Izinkan Pemanfaatan Kayu Hanyutan untuk Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
Terpopuler
-
BNN Pantau Tren Penyalahgunaan Tramadol yang Marak di Media Sosial
-
Wamentan: Perang Iran-AS Picu Lonjakan Permintaan Ekspor Urea Indonesia
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Akan Bangun Pusat Latihan Militer Internasional di Morotai
-
Kemenhut dan TNI AL Gagalkan Penyelundupan 200 Ton Arang Bakau ke Malaysia
-
Prabowo dan MbS Bahas Eskalasi Militer Timur Tengah, Indonesia Desak Penghentian Aksi Militer
Terkini
-
BNN Pantau Tren Penyalahgunaan Tramadol yang Marak di Media Sosial
-
Wamentan: Perang Iran-AS Picu Lonjakan Permintaan Ekspor Urea Indonesia
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Akan Bangun Pusat Latihan Militer Internasional di Morotai
-
Kemenhut dan TNI AL Gagalkan Penyelundupan 200 Ton Arang Bakau ke Malaysia
-
Prabowo dan MbS Bahas Eskalasi Militer Timur Tengah, Indonesia Desak Penghentian Aksi Militer