Matamata.com - Torehan 31 medali emas yang diraih kontingen Indonesia hingga Sabtu (13/12) dan menempatkan Merah Putih di posisi tiga besar SEA Games 2025 mendapat apresiasi langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto. Kepala Negara menyatakan kebanggaannya atas perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa.
Presiden Prabowo menilai keikutsertaan atlet Indonesia di ajang SEA Games bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan bagian dari tugas negara. Hal tersebut disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir melalui siaran pers, Minggu pagi.
"Presiden menilai para atlet telah menunjukkan usaha terbaik dalam menjalankan tugas yang mulia ini, karena tampil di SEA Games bukan hanya berarti tampil di sebuah pertandingan semata, melainkan tugas membela negara sehingga Indonesia Raya berkumandang di hadapan bangsa-bangsa lainnya," kata Menpora Erick Thohir.
Sebagai bentuk dukungan moral, Presiden Prabowo juga menyampaikan salam kepada seluruh atlet yang masih berjuang membawa nama Indonesia di ajang olahraga kawasan Asia Tenggara tersebut.
“Bapak Presiden Prabowo menyampaikan salam kepada seluruh atlet yang sedang berjuang di SEA Games. Beliau berterima kasih kepada para peraih medali atas semangat mereka menghadirkan prestasi. Bapak Presiden juga berpesan para atlet untuk total dalam bertanding sampai di hari akhir, tetap konsentrasi, disiplin dan bangun kekuatan mental serta keyakinan, karena ini adalah kunci sang pemenang,” kata Menpora Erick.
Selain apresiasi moral, pemerintah juga menyiapkan penghargaan berupa bonus bagi atlet peraih medali emas. Presiden Prabowo memastikan bonus sebesar Rp1 miliar sebagai bentuk penghormatan negara atas dedikasi dan kerja keras para atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia di bidang olahraga. (Antara)
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo dan Kaisar Naruhito Pererat Hubungan Bilateral Tanpa Bahas Politik
-
Presiden Prabowo Tiba di Jepang, Menkomdigi Sebut Fokus Bahas Kerja Sama Digital
-
Presiden Prabowo Gelar Pasar Murah di Monas Sore Ini, Ada 100 Ribu Kupon Belanja Gratis
-
Mentan Amran: Hilirisasi Kunci Indonesia Jadi Negara Kuat dan Mandiri Energi
-
Konflik Iran-Israel: PM Malaysia Anwar Ibrahim dan Presiden Prabowo Dorong Diplomasi
Terpopuler
-
BGN Perketat SOP Makan Bergizi Gratis, 760 Satuan Pelayanan Dihentikan Sementara
-
Khofifah Dorong Kepala Daerah di Jatim Segera Tindak Lanjut Temuan BPK
-
Presiden Prabowo dan Kaisar Naruhito Pererat Hubungan Bilateral Tanpa Bahas Politik
-
Mendagri Sebut Program 3 Juta Rumah Jadi Tolok Ukur Keberhasilan Kepala Daerah
-
KPK Segera Panggil Suami dan Anak Fadia Arafiq Terkait Kasus Korupsi di Pekalongan
Terkini
-
BGN Perketat SOP Makan Bergizi Gratis, 760 Satuan Pelayanan Dihentikan Sementara
-
Khofifah Dorong Kepala Daerah di Jatim Segera Tindak Lanjut Temuan BPK
-
Presiden Prabowo dan Kaisar Naruhito Pererat Hubungan Bilateral Tanpa Bahas Politik
-
Mendagri Sebut Program 3 Juta Rumah Jadi Tolok Ukur Keberhasilan Kepala Daerah
-
KPK Segera Panggil Suami dan Anak Fadia Arafiq Terkait Kasus Korupsi di Pekalongan