Elara | MataMata.com
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (tengah) dan Wakil Panglima TNI Jendera TNI Tandyo Budi Revita (paling kanan) bersama jajaran pejabat militer Turki di kompleks ASELSAN, Ankara, Turki, Jumat (9/1/2026) (ANTARA/Ho-Tim Media Sjafrie Sjamsoeddin)

Matamata.com - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan pertemuan strategis dengan petinggi militer Turki guna membahas perluasan kerja sama di bidang pertahanan.

Pertemuan tersebut berlangsung di sela rangkaian kunjungan kerjanya di kompleks ASELSAN, Ankara, Jumat (9/1).

Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Sabtu, Menhan Sjafrie bertemu langsung dengan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Turki. Keduanya mendiskusikan berbagai poin krusial, terutama mengenai pengembangan industri militer yang lebih mendalam.

Sjafrie menegaskan bahwa Indonesia menempatkan Turki sebagai mitra strategis dalam upaya memperkuat kemandirian pertahanan nasional. Ia berharap kolaborasi ini mampu menciptakan ekosistem industri pertahanan yang berkelanjutan bagi kedua negara.

"Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung pembangunan ekosistem industri pertahanan yang berkelanjutan, peningkatan profesionalisme prajurit, serta penguatan kapasitas pertahanan dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis global," ujar Menhan Sjafrie.

Selain melakukan pembicaraan tingkat tinggi, Menhan Sjafrie beserta jajaran delegasi RI meninjau langsung fasilitas industri pertahanan Turki di ASELSAN. Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memetakan kapabilitas serta perkembangan teknologi pertahanan terkini yang dimiliki Turki.

ASELSAN sendiri merupakan perusahaan pertahanan elektronik terbesar di Turki yang memproduksi berbagai perangkat militer canggih, mulai dari sistem komunikasi, radar, hingga sistem senjata kendali jarak jauh.

Melalui kunjungan ini, Sjafrie optimis hubungan militer Indonesia dan Turki akan semakin solid. Harapannya, tercipta kerja sama industri pertahanan yang lebih konkret dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak di masa depan. (Antara)

Load More