Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto menerima perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Senin (9/2). Dalam pertemuan tersebut, Presiden secara khusus meminta para pengusaha untuk menciptakan lapangan kerja baru di berbagai sektor strategis.
Informasi yang dihimpun dari Badan Komunikasi Pemerintah RI melalui akun resmi kepresidenan pada Selasa (10/2) dini hari, menyebutkan bahwa pertemuan tersebut berfokus pada diskusi mengenai arah dan prospek dunia usaha nasional ke depan.
Presiden Prabowo mengajak para pengusaha untuk bersama-sama memperluas penyerapan tenaga kerja, terutama pada industri padat karya. Sektor-sektor yang menjadi sorotan meliputi industri tekstil, garmen, alas kaki, mebel, hingga industri makanan dan minuman.
Dukungan Penuh Pengusaha Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani dan Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Sofjan Wanadi menyatakan dukungan penuh organisasi terhadap visi pemerintah. Apindo berkomitmen mendukung program penghapusan kemiskinan, perbaikan gizi anak, serta penyediaan pendidikan berkualitas bagi generasi penerus.
Selain itu, kelompok pengusaha ini juga sepakat mendukung langkah Presiden untuk memperkuat industrialisasi di Indonesia. Kebijakan ini diyakini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah pejabat negara, antara lain Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Angga Raka Prabowo, serta Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan.
Pertemuan ini menjadi sinyal kuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam upaya mempercepat transformasi ekonomi melalui penguatan basis industri dalam negeri. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Tiba di Paris, Siap Bertemu Macron Bahas Kerja Sama Strategis dan Stabilitas Global
-
Bulog Jamin Harga Beras Tetap Stabil meski Biji Plastik Langka
-
Kunjungan Prabowo ke Rusia, DPR: Momentum Dorong Perdamaian dan Ketahanan Energi
-
Target Investasi Triwulan I 2026 Diprediksi Tembus Rp497 Triliun, Sektor Hilirisasi Jadi Motor Utama
-
Mendes Yandri Susanto Tegaskan Dana Desa Tidak Dipotong Pusat, Ini Penjelasannya
Terpopuler
-
The Sounds Project Vol. 9 Rilis Phase 2 Lineup, Siap Hadirkan Musisi Global dan Lokal Terbaik
-
Kuasai 80 Persen Pasar Dunia, Gambir Sumbar Akhirnya Punya Pabrik Pengolahan Sendiri
-
Misi Kemanusiaan: Indonesia Bantu AS Cari Jasad Prajurit PD II yang Hilang di Nusantara
-
KPK Pantau Ketat Pengadaan 25 Ribu Motor Listrik Badan Gizi Nasional
-
KPK Ungkap Sosok ZA, Perantara Suap Yaqut Cholil ke Pansus Haji DPR
Terkini
-
Kuasai 80 Persen Pasar Dunia, Gambir Sumbar Akhirnya Punya Pabrik Pengolahan Sendiri
-
Misi Kemanusiaan: Indonesia Bantu AS Cari Jasad Prajurit PD II yang Hilang di Nusantara
-
KPK Pantau Ketat Pengadaan 25 Ribu Motor Listrik Badan Gizi Nasional
-
KPK Ungkap Sosok ZA, Perantara Suap Yaqut Cholil ke Pansus Haji DPR
-
Blokade Selat Hormuz: China Sebut Langkah Amerika Serikat Tak Selesaikan Masalah