Matamata.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan resmi perdana ke Jepang, Minggu (29/3).
Kunjungan ini menjadi momentum krusial bagi Kabinet Merah Putih untuk memperkuat kemitraan strategis yang telah terjalin selama 68 tahun antara Indonesia dan Jepang.
Berdasarkan keterangan resmi pemerintah, Senin (30/3), rombongan Presiden mendarat di Bandar Udara Haneda, Tokyo, pada pukul 19.10 waktu setempat. Meutya menjelaskan bahwa selain misi diplomatik, kunjungan ini membawa agenda besar di sektor teknologi.
"Kunjungan Presiden ini akan fokus membahas hal-hal strategis antara kedua negara, termasuk kerja sama di bidang teknologi dan digital," ujar Meutya dalam keterangannya di Tokyo.
Selama di Tokyo, Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan kunjungan kehormatan kepada Kaisar Jepang Naruhito. Selain itu, Presiden akan menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi untuk membahas penguatan hubungan antarnegara.
Tak hanya agenda kenegaraan, penguatan ekonomi juga menjadi prioritas. Presiden dijadwalkan bertemu dengan sejumlah pemimpin perusahaan besar Jepang guna menyaksikan penandatanganan perjanjian investasi di Indonesia.
"Kami berharap kunjungan Presiden ini dapat meningkatkan nilai investasi Jepang di Indonesia secara signifikan," tambah Meutya.
Kunjungan ini diharapkan mampu membuka ruang kolaborasi baru yang saling menguntungkan di berbagai sektor masa depan. Setelah menyelesaikan rangkaian agenda di Tokyo, Presiden Prabowo dan rombongan dijadwalkan langsung bertolak menuju Korea Selatan untuk melanjutkan kunjungan kerjanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
COO Danantara Tegaskan Komitmen Transparansi Investasi demi Kepercayaan Investor
-
Resmikan RSUD di Lampung, Prabowo: Tidak Boleh Ada Korupsi dalam Pelayanan Rakyat
-
Didampingi Menkes hingga Mayor Teddy, Presiden Prabowo ke Lampung Resmikan RSUD Baru
-
Ada Anomali Harga Sawit, Mentan Amran: Perintah Presiden, Bela 15 Juta Petani
-
Presiden Prabowo Ungkap Dampak Ekonomi Makan Bergizi Gratis Bagi Petani Desa
Terpopuler
-
Pemerintah Akselerasi Program Bedah Rumah, Targetkan 400 Ribu Unit di 2026
-
Kemendag: Kopi Indonesia Raih Potensi Transaksi Rp66 Miliar di World of Coffee Bangkok
-
Pemerintah Tunggu DPR Rampungkan Pembahasan RUU Perampasan Aset
-
Kunjungi Gorontalo, Wapres Gibran Cek Bendungan Raksasa dan Kumpul Bareng 30 Ribu Petani
-
Libur Sekolah 2026, Makan Bergizi Gratis di Depok Dihentikan Sementara
Terkini
-
Pemerintah Akselerasi Program Bedah Rumah, Targetkan 400 Ribu Unit di 2026
-
Kemendag: Kopi Indonesia Raih Potensi Transaksi Rp66 Miliar di World of Coffee Bangkok
-
Pemerintah Tunggu DPR Rampungkan Pembahasan RUU Perampasan Aset
-
Kunjungi Gorontalo, Wapres Gibran Cek Bendungan Raksasa dan Kumpul Bareng 30 Ribu Petani
-
Libur Sekolah 2026, Makan Bergizi Gratis di Depok Dihentikan Sementara