Matamata.com - Kedutaan Besar Jepang di Jakarta menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara tujuan investasi jangka panjang yang sangat menjanjikan, terutama pada sektor industri otomotif. Indonesia bahkan menempati posisi ketiga sebagai negara dengan prospek investasi terbaik untuk satu dekade ke depan.
Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, Myochin Mitsuru, mengungkapkan bahwa persepsi positif ini datang langsung dari mayoritas perusahaan Jepang.
"Indonesia adalah negara ketiga yang menjanjikan untuk investasi jangka panjang, maksud saya satu dekade ke depan," ujar Myochin dalam diskusi bersama media di Kedutaan Besar Jepang, Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Menurut Myochin, sektor otomotif tetap menjadi magnet utama bagi pemodal asal Negeri Sakura. Namun, diversifikasi investasi kini mulai meluas ke sektor lain seperti produk karet, plastik, real estat, manufaktur, hingga industri makanan.
"Kami memperkirakan berbagai variasi investasi akan terus dilakukan oleh perusahaan-perusahaan Jepang di Indonesia," tambahnya.
Optimisme ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan puncak antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di Tokyo, bulan lalu. Pertemuan tersebut berhasil mengunci komitmen investasi yang signifikan bagi pembangunan ekonomi nasional.
Selain agenda kenegaraan, Presiden Prabowo juga menghadiri seminar bisnis di Tokyo yang melibatkan sektor swasta dari kedua negara. Pertemuan tersebut menghasilkan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU) berbasis business-to-business (B2B).
Total nilai komitmen investasi dari kerja sama tersebut mencapai 23 miliar dolar AS atau setara dengan Rp397,6 triliun.
"Sejumlah besar dana proyek telah dikucurkan oleh perusahaan-perusahaan Jepang untuk diinvestasikan di Indonesia," pungkas Myochin. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo: Masih Ada Ribuan Triliun Kekayaan Negara yang Harus Diselamatkan
-
Rupiah Tembus Rp17.503 per Dolar AS, Tertekan Konflik Selat Hormuz dan Isu PHK Dalam Negeri
-
Prabowo Targetkan Bagi 1.582 Kapal Ikan untuk Sejahterakan Nelayan
-
Prabowo Tuntaskan KTT ASEAN, Perkuat Kolaborasi Ketahanan Pangan dan Energi
-
Presiden Prabowo dan Menteri Bahlil Dorong Interkoneksi Listrik Lintas Negara ASEAN
Terpopuler
-
Dukung Pembangunan Daerah, HIPMI Banten Gelar Rakerda hingga Forbisda 2026
-
Atasi Masalah Sampah! Warga Kalisari Kolaborasi dengan Anggota DPRD DKI Jakarta, Ryan Kurnia Ar Rahman
-
Tirukan Gaya Kibas dan Goyangan, Anita Sanzz Ingin Berduet dengan Penyanyi Lia Ladysta
-
Prabowo: Masih Ada Ribuan Triliun Kekayaan Negara yang Harus Diselamatkan
-
Prabowo Targetkan Dana Penyelamatan Negara Rp10 Triliun untuk Perbaikan Puskesmas dan Sekolah
Terkini
-
Prabowo: Masih Ada Ribuan Triliun Kekayaan Negara yang Harus Diselamatkan
-
Prabowo Targetkan Dana Penyelamatan Negara Rp10 Triliun untuk Perbaikan Puskesmas dan Sekolah
-
Kasus Korupsi Chromebook: Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara
-
WWF Ajak Masyarakat hingga Swasta Kolaborasi Promosikan Pangan Lokal
-
Menko Pangan Minta BGN Tingkatkan Serapan Telur Lewat Program Makan Bergizi Gratis