Elara | MataMata.com
Kepala Seksi Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama Pada Jamaah Haji (PKP2JH) dan Jamaah Lansia-Disabilitas Daerah Kerja Makkah PPIH Arab Saudi Ridwan Siswanto memberikan keterangan di Kantor Daker Makkah, Arab Saudi, Selasa. ANTARA/HO-MCH 2026/Muhammad Isnan Said

Matamata.com - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi meminta jamaah calon haji Indonesia untuk bijak mengatur ritme ibadah selama di Masjidil Haram. Jamaah diimbau tidak memforsir tenaga guna menghindari risiko gangguan kesehatan serius di tengah cuaca ekstrem Kota Makkah.

Kepala Seksi Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jamaah Haji (PKP2JH) Daker Makkah, Ridwan Siswanto, menyoroti fenomena "euforia ibadah" yang sering membuat jamaah mengabaikan waktu istirahat.

"Banyak calon haji merasa ini momen sekali seumur hidup, jadi fokusnya terus beribadah tanpa henti. Bahkan ada yang sampai semalaman hingga waktu tahajud," ujar Ridwan di Kantor Daker Makkah, Selasa (28/4/2026).

Ridwan memperingatkan bahwa semangat ibadah yang tidak terukur berisiko menguras fisik jamaah. Jika kondisi kesehatan menurun, jamaah dikhawatirkan jatuh sakit dan justru berhalangan mengikuti rangkaian wajib haji maupun puncak prosesi haji nantinya.

Selain masalah kelelahan, petugas menemukan fakta bahwa banyak jamaah sengaja mengurangi minum air. Hal ini dilakukan karena jamaah khawatir sering buang air kecil dan harus kembali mengambil wudhu, mengingat jarak tempat wudhu yang cukup jauh dari area utama Masjidil Haram.

Menurut Ridwan, kombinasi cuaca panas, kelelahan, dan dehidrasi merupakan pemicu utama serangan panas atau heat stroke. Karena itu, ia meminta jamaah tetap menjaga hidrasi tubuh dengan metode minum berkala.

"Minum itu harus berkala. Setiap lima menit minum dua teguk agar kecukupan cairan di dalam tubuh tetap terjaga," jelas Ridwan.

PPIH berharap jamaah dapat memprioritaskan kondisi fisik dan menjaga stamina tetap prima hingga seluruh rangkaian rukun serta wajib haji selesai dilaksanakan secara sempurna. (Antara)

Load More