Matamata.com - Anggota DPR RI melakukan peninjauan langsung ke gudang Bulog Sumatera Utara (Sumut) guna memastikan ketersediaan stok bahan pangan di wilayah tersebut tetap terjaga. Langkah ini dilakukan untuk menjamin kebutuhan masyarakat terpenuhi sekaligus mengantisipasi dampak fenomena El Nino.
Anggota Komisi XII DPR RI, Ade Jona Prasetyo, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemantauan, ketersediaan komoditas utama di gudang Bulog saat ini dalam kondisi sangat mencukupi.
"Kunjungan kami untuk melihat langsung stok pangan, terutama beras dan Minyakita. Saat ini, total stok beras mencapai 63.000 ton dan Minyakita sebanyak 4,6 juta liter," ujar Ade Jona di Medan, Senin (4/5).
Ia menjelaskan bahwa cadangan beras sebanyak 63.000 ton tersebut diproyeksikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sumatera Utara selama lima bulan ke depan. Begitu pula dengan stok Minyakita yang dinilai dalam posisi aman.
"Pemeriksaan ini bertujuan memastikan bahan pangan tersedia di setiap wilayah sehingga tidak terjadi kelangkaan. Kami juga ingin memastikan ketersediaan stok tetap stabil di tengah tantangan cuaca El Nino," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, menambahkan bahwa pemerintah saat ini sangat fokus pada penyediaan bahan pangan sebagai instrumen untuk menekan harga di pasar.
"Stok 63.000 ton ini sangat kuat untuk kebutuhan Sumut. Jika diperlukan, kami bisa meminta tambahan pasokan dari pusat untuk memperkuat cadangan pangan nasional di daerah," kata Budi.
Budi juga memaparkan bahwa ketahanan stok di gudang saat ini turut diperkuat oleh langkah penyerapan gabah kering panen (GKP) langsung dari tingkat petani lokal di Sumatera Utara. Hal ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan harga baik di tingkat produsen maupun konsumen.
Peninjauan tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Husni, Wakil Ketua DPRD Sumut Ikhwan Ritonga, serta Anggota DPRD Sumut Beni Harianto Sihotang. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Hilirisasi Dongkrak PNBP Minerba hingga Rp56 Triliun per Mei 2026
-
Rampai Nusantara: Pidato Presiden Prabowo di DPR Jaga Optimisme dan Stabilitas Nasional
-
Prabowo Minta Menteri Pangkas Birokrasi: Jangan Peras Pengusaha
-
Ini Alasan Presiden Prabowo Sampaikan Langsung KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR
-
DPR Minta BEI Perkuat Regulasi demi Kenyamanan Investor Lokal dan Global
Terpopuler
-
Warga RW 10 bersama Lurah Kalisari, Gelorakan Budaya Pilah Sampah dari Rumah
-
Konferensi Perjanjian Nuklir NPT Gagal Capai Kesepakatan, Sekjen PBB Kecewa
-
Prabowo Tegaskan RI Sudah Swasembada Pangan di Tengah Konflik Geopolitik
-
Prabowo Minta Kabinet Merah Putih Stop Bangun Kantor Mewah, Alihkan ke Proyek Produktif
-
China Kritik Rencana Kenaikan Anggaran Pertahanan Jepang, Soroti Pengerahan Rudal AS
Terkini
-
Konferensi Perjanjian Nuklir NPT Gagal Capai Kesepakatan, Sekjen PBB Kecewa
-
Prabowo Tegaskan RI Sudah Swasembada Pangan di Tengah Konflik Geopolitik
-
Prabowo Minta Kabinet Merah Putih Stop Bangun Kantor Mewah, Alihkan ke Proyek Produktif
-
China Kritik Rencana Kenaikan Anggaran Pertahanan Jepang, Soroti Pengerahan Rudal AS
-
Tunggangi Maung Garuda, Presiden Prabowo Ikut Jaring Udang di Panen Raya Kebumen