Matamata.com - Band yang masih eksis di dunia musik tanah air dengan indie label tidak banyak.
Salah satu yang mampu bertahan adalah Navicula, band beraliran Grunge asal Pulau Dewata Bali.
Band yang juga kerap disebut 'The Green Grunge Gentlemen' karena aktifnya mereka menyoroti dunia sosial dan lingkungan.
Berawal pada 1996, band yang sempat bongkar pasang personel ini kemudian mantap dengan komposisi Robi pada vokal dan gitar, Dankie pada gitar, Made pada bass dan Gembull pada drum.
Navicula yang awalnya berjuang melalui indie label, akhirnya mendapat tawaran rekaman dengan major label Sony-BMG di tahun 2004.
Saat itu Navicula merilis album keempat mereka yang berjudul Alkemis.
Namun, sepertinya Navicula tidak menemukan soul dalam perkembangan bermusik mereka dibawah label mayor tersebut, sehingga pada tahun 2007 album ke-5 mereka, "Beautiful Rebel", dirilis secara independen.
Walaupun tidak memiliki kontrak dengan studio rekaman besar, bukan berarti Navicula berhenti melangkah.
Mereka memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk bertahan, bukan cuma urusan promo dan penjualan.
Bahkan urusan pendanaan pun mereka lakukan dengan memanfaatkan internet.
Band yang kerap mengangkat isu lingkungan hidup ini sering mengajukan gagasan mereka ke dalam website-website yang juga dinilai se-aliran dengan konsep mereka untuk kemudian mendapatkan dana yang akan digunakan sebagai modal promo mereka.
Konsep lingkungan hidup ini juga yang membawa Navicula rekaman hingga Hollywood.
Bermula dari ulah iseng Robi yang mengirimkan rekaman lagu mereka yang berjudul Metropolutan pada 2006 lalu pada sebuah kontes yang diadakan oleh sebuah produsen Mikrofon dunia, Rode.
Ternyata Navicula memenangkan kontes tersebut dan sanggup membuat para juri terkagum-kagum.
Matt Sorum yang juga mantan drummer Guns N' Roses dikabarkan memuji band ini dan mengatakan jika band ini cool.
Mereka kemudian memenangkan hadiah rekaman di sebuah studio kelas dunia di Record Plant Studio, Hollywood.
Kini band yang telah berjuang selama lebih dari dua dekade tersebut telah kehilangan sosok bassist yang telah mendampingi band ini sejak 2002 lalu.
Made Indra sang Bassist meninggal dunia karena kecelakaan mobil pada 24 Maret lalu.
Berita Terkait
-
PP Tunas Berlaku 28 Maret: Daftar Platform Digital yang Belum Patuh Aturan Perlindungan Anak
-
DPR Desak Pemerintah Sanksi Tegas Meta: Kepatuhan Berantas Judi Online Tak Sampai 30 Persen
-
Ariel Tatum Tak Tertarik Buat Konten Eksklusif di Instagram, Ini Alasannya
-
Beredar Video Jordi Onsu Bilang Jijik, Benarkah Ditujukan ke Betrand Peto? Simak Faktanya!
-
Diduga Alami Depresi, Sandra Dewi Tiba-tiba Lakukan Hal yang Dianggap Kurang Elok dan Tak Pantas
Terpopuler
-
Stok Cadangan Beras Pemerintah 2026 Melimpah, Mentan Pastikan Tidak Ada Impor
-
RI Peringkat 2 Dunia Ketahanan Energi, Golkar: Buah Strategi Tepat Presiden Prabowo
-
Menaker: Perusahaan Wajib Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Belakang Pendidikan
-
Strategi Menko AHY Kembangkan Jaringan Kereta Api Nasional untuk Atasi ODOL
-
China Sebut Situasi Timur Tengah Kritis meski Gencatan Senjata AS-Iran Diperpanjang
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo