Matamata.com - Dunia komedi Indonesia kembali kehilangan salah satu figur berbakat. Komedian Nur Tompel meninggal dunia karena tuberkulosis hari ini (2/3/2019) sekitar pukul 09.00 WIB.
Rumah duka sang pelawak di Jalan Anyer X RT 12, RW 02 Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat ramai dikunjungi pelayat. Raut wajah kesedihan tampak dari para tamu yang datang berbondong-bondong ke rumah duka.
Beberapa kerabat, sahabat, dan tetangga berkumpul di rumah duka. Menurut keterangan anak pertama almarhum yang bernama Saleh, Nur Tompel meninggal dunia karena sakit tuberkulosis paru-paru.
“Ya bapak sudah lama sakit tuberkulosis,” ucap Saleh pada Suara.com di rumah duka, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019).
Saat ini, jenazah sudah tiba di Tempat Pemakaman Menteng Pulo untuk dikebumikan. Tampak sejumlah pelayat mengantarkan Nur Tompel ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Diiringi Isak Tangis Keluarga
Jenazah komedian Muhammad Nur Tompel sudah dikuburkan di tempat peristirahatan terakhirnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Sabtu (2/3/2019).
Proses pemakaman komedian tersebut berlangsung haru karena istri dan anak-anaknya tampak sangat terpukul. Imas sang istri seakan masih belum bisa menerima kenyataan bahwa sang suami sudah meninggal.
Tangis keluarga besar Nur Tompel tambah pecah saat liang lahad sudah mulai ditutup oleh petugas pemakaman. Khususnya, saat keluarga diberikan penghormatan untuk almarhum.
Anak perempuan dari Nur Tompel bahkan hampir pingsan saat momen tersebut. Pihak keluarga dengan sigap langsung meminta anaknya tersebut untuk minggir.
“Sudah-sudah kalau tak kuat minggir saja dulu,” kata kerabat Sabtu (3/2/2019).
Muhammad Nur Tompel meninggal dunia pagi tadi sekira pukul 09.00 WIB. Nur Tompel diketahui meninggal karena sakit tuberkulosis.
Suara.com/Wahyu Tri Laksono
Berita Terkait
Terpopuler
-
Mensos: Angkatan Pertama Sekolah Rakyat Siap Luluskan 453 Siswa Tahun Ini
-
Revitalisasi Sekolah 2026: Mendikdasmen Kucurkan Rp2,6 Triliun dan Gandeng Starlink
-
Menteri LH Dorong PSEL Palembang Mampu Olah 1.000 Ton Sampah per Hari
-
The Popstival Vol. 2 Hidupkan Kembali Euforia Festival di Depok yang Lama Dirindukan
-
Cegah Kekerasan Seksual, DPR Minta Kemenag Perketat Pengawasan Pesantren
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo