Matamata.com - Presenter Melanie Putria baru saja kehilangan kakak tercintanya, Mercylia Krenata pada pekan lalu. Sang kakak meninggal akibat penyakit kanker rahim.
"Aku sekarang sebatang kara, tiga bersaudara, kedua kakak aku sudah meninggal. Yang kedua meninggalnya dua tahun lalu," kata Melanie di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (9/3/2019).
Di hadapan awak media, Putri Indonesia 2002 ini tak kuat menceritakan kondisi terakhir sang kakak sebelum dipanggil Tuhan. Yang jelas, kakaknya kata Melanie sudah cukup lama berjuang untuk sembuh.
"Sakit kanker rahim, cuma ya dia sudah berjuang lama ya," ujarnya.
Di balik kesedihan, Melanie pun mengambil hikmah atas apa yang terjadi. Dia jadi lebih banyak bersyukur kepada Tuhan.
"Jadi semua sudah dikasih sama Allah dan aku harus hadapi. Jadi lebih banyak bersyukur aja," katanya.
Suara.com/Wahyu Tri Laksono
Berita Terkait
-
Ngeri! Akibat Cuaca Buruk, Helikopter Raffi Ahmad Nyaris Jatuh di Bali
-
Kabar Duka, Ayah Presenter Gilang Dirga Meninggal Dunia
-
Kakak Marsinah Titip Pesan ke Presiden Prabowo: Hapus Sistem Outsourcing
-
Bangun 23 Villa Senilai Rp 12 Miliar, Vicky Prasetyo Rambah Bisnis Wisata
-
Harta LHKPN Capai Rp 1 Triliun, Raffi Ahmad Diduga Lakukan Pelanggaran Pajak
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo