Tinwarotul Fatonah | MataMata.com
Penyanyi dangdut Ridho Rhoma menjalani pemeriksaan di markas BNN Pusat, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (30/3/2017). (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Matamata.com - Ridho Rhoma kembali akan dipenjara karena kasus narkotika yang pernah menjeranya. Hal itu terjadi lantaran kasasi yang diajukan jaksa dikabulkan Mahkamah Agung.

Dari keputusan Mahkamah Agung, Ridho Rhoma harus dihukum selama 1,5 tahun. Dengan begitu, putra dari Raja Dangdut Rhoma Irama itu harus menjalankan sisa masa hukumannya di penjara.

Kabar itu disampaikan langsung oleh jubir MA, Hakim Agung Andi Samsan Nganro kepada wartawan.

Baca Juga:
Ridho Rhoma Kepergok Jalan Bareng Perempuan Cantik

Ridho Rhoma didampingi keluarga saat dibebaskan dari RSKO Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (25/1/2018) [suara.com/Wahyu Tri Laksono]

Namun anehnya, atas keputusan tersebut keluarga tidak ada yang diberi tahu. Hal itu disampaikan pengacara Ridho Rhoma, Achmad Cholidin.

"Belum (ada surat kepada keluarga), kan seharusnya kita (keluarga) yang lebih tahu kalau urusan hukum," kata Achmad Solihin kepada wartawan, saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Achmad Cholidin pun mengaku heran, mengapa dari pihak MA justru lebih dulu membocorkan kabar Ridho Rhoma ditangkap lagi kepada wartawan.

Baca Juga:
Bule Mirip Ridho Rhoma Mesra dengan Sheila Marcia, Pacaran?

"Ini saya baru cek ke pak Andi Samsan. Soalnya di website Mahkamah Agung juga belum ada, tapi kok pak Andi Samsan sudah rilis," kata Achmad Cholidin heran.

Sebelumnya, Rhoma Irama juga mengaku tak tahu mengenai keputusan MA, yang menyatakan putranya harus kembali menjalani hukuman penjara. Bagi pelantun "Begadang" itu, kepusutan tersebut cukup aneh.

"Saya belum tahu. Merasa aneh saja," kata Rhoma Irama.

Seperti diketahui, Ridho Rhoma ditangkap polisi dari Polres Metro Jakarta Barat pada 25 Maret 2017 karena memiliki sabu seberat 0,7 gram.

Bintang film Dawai 2 Asmara itu kemudian divonis selama 10 bulan penjara dan masa hukumannya dijalani dengan menjalankan rehabilitasi narkoba di RSKO Cibubur selama 6 bulan 10 hari.

Suara.com/Ismail

Load More