Matamata.com - Astrid Khairunisha mengakui kerap kalap belanja. Bahkan dia sampai pernah ditegur suaminya, presenter Uya Kuya gara-gara menghabiskan banyak uang demi membeli sebuah barang.
"Dia (Uya Kuya) malah membatasi aku. Dia yang ketatin aku (soal belanja)," ujar Astrid Khairunisha di Pacific Place, Jakarta Selatan, Selasa (30/4/2019) malam.
Di tempat yang sama, Uya Kuya turut menimpali. Host Pagi Pagi Pasti Happy ini mengatakan tidak pernah asal membeli barang.
"Gue kalau beli barang pilih-pilih. Gue selalu lihat nih barang ada valuenya nggak. Kalau dia (Astrid) kan nggak," kata Uya Kuya.
Selama ini Astrid cuma berpinsip bakal membeli barang yang disukai. Dia tak pernah melihat baik atau buruknya jika membeli barang tersebut.
"Jadi kalau ada yang gue ingin, yasudah beli. Kalau dia kan mikir value, kalau gue, yang gue suka, gue beli. Kami bukan ribut sih tapi beda pandangan saja," ucap Astrid.
Suara.com/Sumarni
Berita Terkait
-
Tumbuh 34 Persen, Belanja Negara Mei 2026 Didorong Program Makan Bergizi Gratis dan Bansos
-
Mendag Teken Aturan Baru PMSE: Pedagang Online Wajib Berizin, Bisnis Ride-Hailing Turut Diatur
-
Rekor Baru! Belanja Militer Global 2025 Tembus US$2,89 Triliun
-
Lampaui Target! Belanja Masyarakat Awal 2026 Tembus Rp184 Triliun, Sektor Hiburan Laris Manis
-
Kemendagri Jamin Nasib PPPK Aman, Minta Pemda NTT Efisiensi Belanja Operasional
Terpopuler
-
Atasi Penumpukan Kontainer Tanjung Priok, Menkeu Purbaya Desak Regulasi Denda Importir
-
Mensesneg Respons Usulan Menteri HAM soal Jabatan Sipil dalam Revisi UU Polri
-
Menkeu Purbaya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bebani Fiskal Nasional
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
-
Kunjungan Wisman April 2026 Naik, Devisa RI Tembus Rp68 Triliun
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo