Matamata.com - Andre Taulany jadi bulan-bulanan netizen karena dianggap menghina ulama. Teman sesama komedian, Parto Patrio pun memberikan tanggapannya.
Menurut Parto, salah atau tidaknya Andre tergantung penilaian orang.
"Aduh itu personal. Sikap saya tidak bisa menyalahi seorang. Tergantung kitanya aja sih penyampainnya dan yang menerima gimana," kata Parto Patrio, saat ditemui Suara.com di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (2/5/2019).
"Penyampaian benar yang nerima salah itu bisa bikin salah. penyampaian salah yang nerima benar itu bisa jadi benar," lanjut bintang Opera Van Java ini.
Apa yang dialami Andre Taulany rupanya pernah juga dirasakan Parto Patrio. Saat itu Parto dianggap menghina orang Papua. Padahal komedian 58 tahun itu tak merasa demikian.
"Saya pernah ngalamin, cuma kami bertemu dengan pihak terkait. Jadi damai aja. Karena kita maksudnya bukan begitu saya pernah ngalamin seperti itu," ungkap Parto Patrio.
Parto Patrio sendiri mengaku sampai saat ini belum perntah bertemu dengan Andre Taulany. Pemilik nama asli Eddy Supeno itu juga tak berkomunikasi terkait masalah Andre, karena faktor kesibukan.
"Kami nggak pernah bertemu. Mungkin dia cerita sama teman dekatnya. Sama saya nggak pernah ketemu dan tidak pernah Whatsapp atau apa," jelas Parto Patrio.
Sebelumnya beredar video Andre Taulany diduga telah menghina dua ulama besar Abdul Somad dan Adi Hidayat saat acara Ini Talk Show bersama Sule. Saat itu Andre mengucapkan goyonan soal sepatu dengan merek Adisomad.
Suara.com/Ismail
Berita Terkait
-
Andre Taulany Digugat Balik oleh Erin, terkait Harta Gono-Gini
-
Andre Taulani Geram, Erin Hadirkan Anak-anaknya di Sidang Perceraian
-
Nathalie Holscher Betah Menjomblo, Ini Penyebabnya
-
Uang Jajan Kenzy Taulany Meningkat Pesat, Andre Taulany: Dulu Cukup Rp100 Ribu Sehari, Sekarang Harus Lebih!
-
Andre Taulany Ajukan Gugatan Cerai Ketiga Kalinya: Saya Sudah Berusaha
Terpopuler
-
DPR Desak Evaluasi Total Aturan Daycare Pasca-kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta
-
KSP Muhammad Qodari Buka Suara Terkait Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih
-
MPR Desak PBB Jatuhkan Sanksi Keras ke Israel Usai Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon
-
Fadli Zon Respons Putusan PTUN Jakarta Terkait Gugatan Isu Pemerkosaan Mei 1998
-
Srikandi Paspampres Unjuk Gigi dalam Upacara Kawal Istana Merdeka Spesial Hari Kartini
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo