Matamata.com - Andre Taulany mengungkapkan permintaan maafnya terkait dugaan penghinaan kepada Nabi Muhammad karena salah satu celetukannya di acara televisi.
Ustaz Solmed pun tampak mengapresiasi tindakan Andre Taulany yang mendatangi MUI untuk meminta maaf tersebut.
"Andre Taulany itu teman saya. Saya mensuport dan mendukung apa yang dilakukan mas Andre dan MUI bagaimana kalau salah tentu harus meminta maaf," kata Ustaz Solmed usai jumpa pers The Sultan Gambus, di kediamannya, kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (5/5/2019).
Ustaz Solmed pun menyebutkan bahwa Andre Taulany memang sepatutnya dimaafkan. Hal itu merujuk pada ajaran Islam yang diimani sang guru.
"Kita sebagai muslim harus memaafkan karena Andre juga seorang muslim. sehingga ini jadi pelajaran semua untuk selalu menjaga sikap, menjaga lisan," lanjutnya.
Meskipun mengaku mendukung, Ustaz Solmed menolak berkomentar mengenai laporan Sulistyowati terhadap Andre Taulany di Polda Metro Jaya.
"Saya tidak mau masuk ke ranah yang melaporkan. Saya hanya melihat kemarin mas Andre ke MUI dan MUI menyambut baik dan memberikan wejangan kita support MUI dan mas Andre," kata Ustaz Solmed.
Sebelumnya, viral video candaan Andre yang dinilai telah melecehkan Nabi Muhammad ketika Andre menjadi host bersama Sule dalam sebuah talkshow di televisi.
Saat itu, penyanyi Virzha yang menjadi bintang tamu ingin berbisnis parfum yang terinspirasi dari Nabi Muhammad yang dikisahkan memiliki badan dengan keharuman 1000 bunga.
Namun, Andre membalas, "Aromanya 1.000 bunga? Itu badan apa kebon?"
Suara.com/Ismail
Berita Terkait
-
MUI Tegaskan Sapi Kurban Banpres Pakai APBN Sah Secara Syariat dan Konstitusi
-
MUI Bertemu Dubes Arab Saudi, Tegaskan Indonesia Tolak Segala Bentuk Penjajahan
-
3 Jam Bahas Geopolitik Global, Presiden Prabowo Ajak Ulama Perkuat Persatuan Nasional
-
Redam Dampak Konflik Global, Presiden Prabowo Perkuat Solidaritas Bersama Ulama
-
LPPOM MUI Ingatkan Pemerintah Terapkan Aturan Halal Setara untuk Produk Impor AS
Terpopuler
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo