Matamata.com - Tora Sudiro mengungkap perbedaan Ramadan tahun ini dengan sebelumnya. Tora Sudiro berseloroh kali ini dirinya terlihat lebih gemukan.
"Iya lebih gendut sih kayaknya, lebih seksi," ujar Tora Sudiro, ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (7/5/2019).
Maklum, bintang film Warkop DKI Reborn ini sedang mengubah kebiasannya saat berpuasa. Satu di antaranya, Tora Sudiro kini selalu mengonsumsi nasi setiap sahur.
"Kalau sahur dua hari ini pakai nasi biasanya nggak pernah. Tahun-tahun kemarin biasanya air putih doang. Tahun ini nyoba pake nasi," sambungnya lagi.
Lelaki 45 tahun ini juga beralasan sedang menjalani rutinitas berolahraga. Jika hanya sahur dengan air putih, Tora Sudiro mengaku tidak sanggup fitnes.
"Karena mau ngejar olahraga. Jadi tahun kemarin nyoba dekat mau buka puasa maksain fitnes, eh pusing. Nggak kuat ternyata," kata Tora Sudiro.
Suara.com/Sumarni
Berita Terkait
-
Khofifah Perkuat Pendidikan Inklusif Lewat Safari Bansos Amaliyah Ramadan di Bangkalan
-
Cak Imin Instruksikan Kader PKB dan Panji Bangsa Hadirkan Keadilan bagi Rakyat
-
Quraish Shihab Panjatkan Doa Khusus untuk Presiden Prabowo di Malam Nuzulul Qur'an
-
Dipandu Irfan Hakim, RCTI Kembali Hadirkan Tabligh Akbar 'Penyejuk Hati' Live dari Bogor
-
Tayang Hari Ini, 'Titip Bunda di Surga-Mu' Hadir Sebagai Pengingat Pentingya Pulang ke Keluarga di Lebaran Mendatang
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo