Matamata.com - Ghost Writer merupakan debut Tatjana Saphira main film horor. Awalnya kekasih Herjunot Ali ini sempat deg-degan ketemu hantu sungguhan di lokasi syuting.
"Aku juga sebelumnya awalnya sebelum syuting film ini agak deg-degan juga. Soalnya sering dengar cerita gitu kan dari teman-teman soal film horor," ujar Tatjana Saphira di kantor Suara.com, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2019).
Untungnya, kekasih Herjunot Ali ini tidak mengalami kejadian mistis selama syuting Ghost Writer berlangsung.
"Nggak sih. Tapi buat aku sih balik ke diri sendiri. Kalau kita nggak mikirin yah nggak bakalan ngerasain apa-apa," sambungnya lagi.
Yang pasti, Tatjana Saphira cukup tertantang berakting dalam film garapan Bene Dion tersebut. Tidak cuma horor, Ghost Writer juga mengusung genre komedi.
"Tantangannya sih buat aku, karena ini film bukan cuma horor tapi ada komedi. Jadi pasti untuk balance aktingnya, kayak di scene tertentu harus horor, terus scene tertentu lagi harus komedi, jadi lebih ke fokus ngebagi persennya," kata Tatjana Saphira.
"Mungkin juga ini hampir seluruh ceritanya itu terjadi di malam hari, jadi berpengaruh terhadap syutingnya. Biasa pagi sampai malam, ini sore sampe pagi. Lumayan capek sih. Karena jam tidurnya di balik. Jadi tantangannya lebih ke fisik sih. Supaya kita bisa tetap kuat," imbuhnya.
Seperti diketahui, Tatjana Saphira berperan sebagai penulis novel bernama Naya. Saat mengalami writer block dan pindah rumah, dia bertemu dengan hantu bernama Galih (Ge Pamungkas). Barulah dari situ, kisah Ghost Writer dimulai.
Selain mereka, Ghost Writer juga turut dibintangi Deva Mahendra, Ernest Prakasa, Asmara Abigail, hingga Muhadkly Acho. Rencananya, film ini bakal tayang di bioskop pada 4 Juni 2019.
Suara.com/Sumarni
Berita Terkait
-
Sukses Bintangi Iklan di Televisi, Aoi Yanagisawa Rambah ke Dunia Layar Lebar
-
Lupa Daratan, Uji Nyali Ernest Prakasa Membongkar Ego Seorang Bintang lewat Vino G. Bastian
-
Wow! Tatjana Saphira Bintangi Serial 'Ipar Adalah Maut', Dikemas Penuh Drama dan Emosional
-
Korea Selatan Resmi Beli Hak Remake Film 'Agak Laen', Ini Alasan dan Klarifikasi dari Ernest Prakasa
-
Ge Pamungkas Kenang Kebaikan dan Karya Babe Cabita: Selamat Jalan Teman
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo