Matamata.com - Mencalonkan diri sebagai anggota legislatif tahun 2019, Ifan Seventeen diprediksi gagal menjadi anggota legislatif DPR RI.
Alih-alih sedih, pemilik nama asli Riefan Fajarsyah ini tak terlalu ambil pusing meski namanya tak dapat melenggang ke Senayan.
"Enggak apa-apa. Allah punya rencana yang terbaik ya untuk saya," kata Ifan Seventeen saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (26/5/2019).
Justru, lelaki 36 tahun ini merasa banyak hikmah yang ia dapatkan, terutama saat masa kampanye. Kata Ifan Seventeen, dirinya menjadi lebih berani bertemu dengan banyak orang.
"Nggak sih, karena hikmahnya banyak banget ya. Aku turun ke masyarakat itu kayak aku dikasih waktu sama Allah untuk recovery, yang tadinya enggak berani ketemu orang," kata Ifan.
"Jadi dipaksa untuk bertemu banyak orang. Jadi menurutku hikmahnya banyak banget, jadi Allah kasih jalan lewat itu," lanjutnya.
Fyi, Ifan Seventeen maju di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 lewat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Namanya terdaftar di daerah pemilihan (dapil) 1 Kalimantan Barat yang meliputi Kabupaten Sambas, Bengkayang, Kota Singkawang dan enam kabupaten lainnya.
Suara.com/Suci Febriastuti
Berita Terkait
-
Hari Lahir Pancasila 2026: Anggota DPR Ajak Gen Z Jaga Persatuan di Era Digital
-
Hilirisasi Dongkrak PNBP Minerba hingga Rp56 Triliun per Mei 2026
-
Rampai Nusantara: Pidato Presiden Prabowo di DPR Jaga Optimisme dan Stabilitas Nasional
-
Prabowo Minta Menteri Pangkas Birokrasi: Jangan Peras Pengusaha
-
Ini Alasan Presiden Prabowo Sampaikan Langsung KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR
Terpopuler
-
Atasi Penumpukan Kontainer Tanjung Priok, Menkeu Purbaya Desak Regulasi Denda Importir
-
Mensesneg Respons Usulan Menteri HAM soal Jabatan Sipil dalam Revisi UU Polri
-
Menkeu Purbaya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bebani Fiskal Nasional
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
-
Kunjungan Wisman April 2026 Naik, Devisa RI Tembus Rp68 Triliun
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo