Matamata.com - Artis Indonesia Vanessa Angel dipastikan akan menjalani Lebaran di dalam rutan. Pasalnya sidang kasus ITE terkait prostitusi online yang menjeratnya sampai sekarang masih bergulir di Pengadilan Negeri Surabaya.
Penangguhan penahanan Vanessa Angel yang diajukan ke majelis hakim melalui kuasa hukumnya pun tak kunjung mendapat kepastian. Kini, Vanessa Angel hanya bisa pasrah pada Tuhan.
Hari-harinya selama bulan Ramadan pun dihabiskan Vanessa Angel dengan rutin ikuti kajian di dalam Rutan. Hal itu diungkap oleh kuasa hukumnya, Milano Lubis, saat dihubungi Suara.com melalui sambungan telepon, Rabu (29/5/2019).
"Lebih ibadah sekarang, dia (Vanessa) sudah pasrah yang bisa nolong dia cuma Tuhan. Ya semoga majelis bisa berpikir. Ini kan masyarakat mencari keadilan, karena kasus Vanessa ini tidak layak sebetulnya," ungkap Milano Lubis.
Selama Ramadan, perempuan berusia 27 tahun itu pun rutin jalani pengajian. Hal itu, kata Milano Lubis, dilakoni kliennya setiap hari.
"Ramadan dia pengajian di rutan, kalau salat udah pasti. Kajian tiap siang kalau nggak salah, tiap hari," ujar Milano Lubis.
Diketahui, pada sidang yang berlangsung kemarin, dua saksi ahli yang direncanakan dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan tidak datang. Mereka adalah ahli pidana umum dan ahli UU ITE.
Dalam kasus ini, Vanessa Angel didakwa jaksa mendistribusikan konten asusila kepada dua muncikari, Tentri Novanta dan Intan Permatasari alias Nindy Penyebaran. Konten tersebut sebagai penawaran jasa seks Vanessa. Tentri dan Nindy telah dituntut jaksa dengan hukuman tujuh bulan penjara.
Suara.com/Yuliani
Berita Terkait
-
Ranty Maria Pilih Konsep Pernikahan Intim Bersama Rayn Wijaya: Aku Lebih Nyaman yang Private
-
Chelsea Islan Curi Perhatian Dunia di Cannes Film Festival 2025 dengan Kebaya Janggan
-
Aurelie Moeremans Tak Kuasa Menahan Tangis Usai Terima Hasil MRI, Cedera Serius Akibat Kecelakaan Terungkap
-
Elvira Devinamira Tampil Memukau dalam Debut di Red Carpet Festival Film Cannes 2025
-
Cinta Laura Tampilkan Kebaya Merah di Cannes, Pukau Dunia Bak Bangsawan Nusantara
Terpopuler
-
Usai Raih Penghargaan MURI, Band Dadali Hadirkan Lagu 'Tanpa Dirimu di Sisiku'
-
Perempuan Cantik dan Bertalenta, Ikut 'Audisi Miss Indonesia 20th' di Jakarta
-
Warga RW 10 bersama Lurah Kalisari, Gelorakan Budaya Pilah Sampah dari Rumah
-
Konferensi Perjanjian Nuklir NPT Gagal Capai Kesepakatan, Sekjen PBB Kecewa
-
Prabowo Tegaskan RI Sudah Swasembada Pangan di Tengah Konflik Geopolitik
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo