Matamata.com - Angga Yunanda menjadi pemeran utama dalam film Dua Garis Biru yang disutradari oleh Ginatri S. Noer. Pertama kali ditawari ikut casting dan membaca skenario film, dia langsung berminat membintanginya.
"Karena bisa dibilang jarang film di Indonesia yang mengangkat tema yang mungkin masih sedikit tabu untuk di Indonesia, keluarga, dan sekolah," kata Angga di kantor SUARA.com, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (18/6/2019).
Film Dua Garis Biru memberikan edukasi tentang bahaya seks bebas di kalangan remaja. Itu yang bikin Angga antusias membintangi film tersebut.
"Kita jarang menemukan pembelajaran soal edukasi sex. Masih sedikit banget yang bisa sharing bebas, ngobrol mengenai dampak-dampak yang akan terjadi dengan diri kita, temen, keluarga, dan lingkungan semua bila hal itu dilakukan," ujarnya menuturkan.
Berita Terkait
-
Perjalanan Inspiratif Shenina Cinnamon: Dari Bangku SMK Jurusan Film Menuju Gemerlap Layar Lebar
-
Dapat Bunga dari Pernikahan Shenina dan Angga Yunanda, Prilly Latuconsina Dikabarkan akan Menyusul
-
Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon Pemotretan di Korea Selatan untuk Majalah Ternama, Berasa Preweding: Aku Kira V BTS
-
Keren! Angga Yunanda Punya Cerita di Balik Keakrabannya dengan Lisa BLACKPINK
-
Setelah Foto Bareng Lisa, Annga Yunanda Kenang Momen Nonton Konser BLACKPINK
Terpopuler
-
Menuju Panggung Internasional, Atlet Muda Indonesia Dibina dengan Jangka Panjang
-
Menkeu Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah Rp400 Triliun di Bank Himbara
-
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Listrik PLN
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
-
Kisahkan Tragedi Tsunami Aceh! Abidzar hingga Cinta Brian, Ungkap Sinetron 'Lautan Cinta'
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo