Matamata.com - Berprofesi sebagai DJ mengharuskan Dinar Candy harus berpakaian seksi. Bahkan DJ cantik kelahiran tahun 1993 tersebut sudah sangat lekat dengan imej seksi.
Maka tak heran jika kini Dinar Candy memiliki banyak fans.
Namun, Dinar Candy mengaku bahwa jumlah fans antara cowok dan cewek terpaut jauh.
Saat ditemui awak media, Dinar Candy mengaku jumlah fans berjenis kelamin cowok sebanyak 80%.
"Fans Dinar kebanyakan kayak di Instagram atau di YouTube kayak subscriber sama followersnya tuh 80% itu laki-laki, 20% cuma wanita," kata Dinar Candy.
Lebih lanjut, Dinar bercerita bahwa sangat jarang cewek yang memfollow akun Instagramnya.
DJ cantik tersebut tidak tahu alasan pasti mengapa jarang cewek yang memfollownya. Ia hanya menduga mungkin cewek tersebut sensi dengan dirinya.
"Mungkin cewek terlalu sensitif sama Dinar atau gimana jadi jarang yang ngefollow. Cewek tuh jarang banget," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Tetap Bersinar di Balik Jeruji, Dinar Candy Ungkap Nikita Mirzani Ceria dan Glowing di Penjara
-
Brisia Jodie Diselingkuhi, Mantan Kekasih Bahkan Sampai Hamili LC: Tuhan Itu Baik
-
Dinar Candy Sesumbar Suami Kebal Hukum, Ekspresi Koh Apex Ditangkap Polisi Disorot: Masih Cengar-cengir Meski Tangan Diborgol
-
Kisah Sopyah, 6 Tahun Menyamar Jadi Cowok agar Bisa Bekerja hingga Tinggal di Atas Kuburan karena tak Punya Rumah
-
Koh Apex Kekasih Dinar Candy akan Dijemput Paksa Polisi, Gegara Kasus Pemalsuan Dokumen Kapal
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo