Matamata.com - Membanggakan itulah satu kata yang mewakilkan sosok Andrea Putri Turk. Bukan sembarang orang, ia diketahui cicit pencipta lagu Indonesia Raya, WR Supratman.
Seperti sang buyut, Andrea Putri Turk berhasil mengharumkan nama bangsa Indonesia lewat torehan prestasinya. Dilansir dari akun Instagramnya, ia berhasil menjuarai lomba cipta lagu Internasional di luar negeri.
"Indonesia. We did it! Last night i had opportunity to perform 'Who We Are' at @song_academy's Songwriting Competition, and i'am happy to share with you that i'm, taking first place home!!! Thank you so much," kata Andrea.
Tak berselang lama setelah menceritakan pengalamannya mengikuti kompetisi tersebut, Andrea kembali menghebohkan publik dengan masuk sebagai pemenang pencipta lagu Internasional termuda di London, United Kingdom.
"Andrea Turk is a winner with her song 'Who We Are' in international category of songwriting competition 2019 organized by Song Academy, London, U.K," ungkap Andrea.
"Trully blessed to have won this competition, this all still feels like a dream. Thank you," imbuh gadis berusia 18 tahun itu.
Menariknya lagi, Andrea Putri Turk juga berkesempatan untuk perform langsung di depan semua finalis dan Juri di The Tabernacle w11.
Tak berselang lama, postingan Andrea itu pun ramai dibanjiri ucapan selamat oleh netizen.
"DNAnya mengalir ke cicit," komentar netizen @igadeputra.
"Proud of you Kak. Congrats love you," tambah netizen @silviagustiara.
"Keren mbaknya tambah bangga jadi orang Indonesia," terang akun lain @m.cahyadi.
Berita Terkait
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo