Matamata.com - Vokalis band Sabyan Gambus, Nissa Sabyan merasa bahagia berkesempatan menjajal dunia akting lewat film Sabyan Menjemput Mimpi karya rumah produksi Falcon Pictures. Pertama kali mencoba akting, Nissa ungkap beberapa kesulitannya.
"Script nggak terlalu (sulit), cuma ya pakai bahasa sendiri kan," ungkap Nissa Sabyan saat berkunjung ke kantor Suara.com, Senin (24/6/2019).
Menjaga konsistensi ekspresi dirasa sulit bagi perempuan berusia 20 tahun tersebut. Apalagi, ia tak pernah menjajal seni peran selama sekolah maupun kelas teater dan akting.
"Paling jaga ekspresinya itu (susahnya), jadi harus mendalami banget," sambungnya.
Meski demikian, karakter Nissa dalam film memang menggambarkan Nissa di kesehariannya. Hal itu cukup membantunya dalam film.
"Aku berperan sebagai diri sendiri, jadi nggak terlalu gimana, karakternya cuek, ceria, agak tomboy," tukasnya.
Sebagaimana diketahui, film Sabyan Menjemput Mimpi menceritakan sepenggal kisah perjalanan hidup personel Sabyan Gambus dalam menggapai mimpinya menjadi grup musik populer di Tanah Air. Film tersebut bakal ditayangkan di seluruh bioskop Indonesia mulai 27 Juni 2019.
Berita Terkait
-
Pernah Alami Trauma, Karina Suwandi Tak Kapok Bintangi Film Horor 'Tumbal Proyek'
-
Film 'Kupilih Jalur Langit' Resmi Tayang di Bioskop Indonesia
-
Dalami Karakter di Film 'Tiba-Tiba Setan', Oki Rengga Rela Alami Memar
-
Misteri Kamar 402, Anggy Umbara Garap Kengerian Rumah Sakit di Korea
-
Adegan Seru Suami-Istri! Zee Asadel dan Emir Mahira di Film 'Kupilih Jalur Langit'
Terpopuler
-
Mendes PDT: Kebijakan Presiden Tak Naikkan Harga BBM Jaga Daya Beli Warga Desa
-
Presiden Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas: Model Pengelolaan Sampah Nasional dan Inovasi Genteng Limbah
-
Bupati Banyumas Janji di Hadapan Presiden Prabowo: 2028 Bebas Sampah dan Jadi Uang
-
Tips Cegah Heat Stroke, PPIH Minta Jamaah Haji Indonesia Rajin Minum di Masjidil Haram
-
Prabowo Siapkan Rp4 Triliun untuk Perbaiki 1.800 Perlintasan Kereta di Jawa
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo